Pasuruan Terkini – Pemerintah Kabupaten Jember kembali mencuri perhatian dengan rencana peluncuran program kesehatan terbaru. Inovasi ini menjadi lanjutan dari dua kebijakan sebelumnya, yakni UHC Prioritas dan Home Care. Masyarakat pun dibuat penasaran karena program tersebut disebut sangat layak ditunggu setelah UHC dan Home Care Jember siapkan inovasi kesehatan baru dalam waktu dekat.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan sinyal kuat bahwa kebijakan anyar ini akan segera diumumkan. Meski begitu, ia masih menyimpan rapat detail nama dan mekanisme program tersebut. Menurutnya, kehadiran program ini menjadi pelengkap layanan kesehatan yang sudah berjalan selama ini.
Menjawab Persoalan Kelompok Kurang Mampu
Fawait menjelaskan bahwa program baru ini dirancang untuk menyasar persoalan yang masih dihadapi masyarakat, terutama kelompok kurang mampu. Fokus utamanya adalah meminimalisir dampak yang muncul ketika pasien harus menjalani perawatan di rumah sakit dalam waktu lama.
Ia menilai, ketika seseorang dirawat cukup lama, persoalannya tidak hanya berkaitan dengan kesehatan. Pasien maupun keluarganya juga berpotensi menghadapi dampak ekonomi karena aktivitas bekerja menjadi terganggu. Hal inilah yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Kita akan mempertajam lagi dan membuat lebih lengkap lagi terkait pelayanan kesehatan. Setelah ada UHC, pelayanan kesehatan gratis, kemudian ada Home Care, kita akan me-launching kembali sebuah program pelayanan kesehatan,” ungkap Fawait usai rapat paripurna di gedung DPRD Jember, Kamis (1/10/2026).
Konsep Baru Pertama di Jawa Timur
Menariknya, Fawait menyebut inovasi tersebut memiliki konsep yang belum pernah diterapkan sebelumnya di Jawa Timur. Karena itu, ia memasang target besar agar rangkaian inovasi kesehatan yang terus dikembangkan Pemkab Jember dapat membawa Jember menjadi kabupaten dengan pelayanan kesehatan terbaik di Jawa Timur.
Ia menegaskan bahwa program ini nantinya benar-benar akan menjawab persoalan yang selama ini dirasakan oleh masyarakat. Berbagai upaya terus dilakukan agar layanan kesehatan di Jember semakin lengkap dan merata.
“Insyaallah ini pertama kali di Jawa Timur, di Kabupaten Jember,” tandasnya.
Rencananya, peluncuran program tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. Fawait menyatakan bahwa minggu depan pihaknya akan me-launching kembali sebuah program pelayanan kesehatan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan terbaik bagi warganya.
“Minggu depan kita akan me-launching kembali sebuah program pelayanan kesehatan untuk betul-betul kita ingin menjadi kabupaten yang memberikan pelayanan kesehatan terbaik di Jawa Timur,” ucap Fawait semangat.
Melengkapi Kebijakan yang Sudah Ada
Program baru ini dipastikan akan melengkapi kebijakan kesehatan yang sudah berjalan. Sebelumnya, Pemkab Jember telah menghadirkan UHC Prioritas dan Home Care yang memberikan layanan kesehatan gratis serta perawatan di rumah bagi masyarakat.
Dengan tambahan inovasi ini, diharapkan tidak ada lagi kesenjangan layanan bagi kelompok kurang mampu. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap warga mendapatkan akses kesehatan yang layak tanpa harus terbebani masalah ekonomi.
Meski belum mengungkap nama maupun mekanisme program, Fawait memastikan bahwa kebijakan tersebut disiapkan dengan matang. Ia juga menegaskan bahwa program ini layak ditunggu setelah UHC dan Home Care Jember siapkan inovasi kesehatan baru dalam waktu dekat.
Masyarakat Jember pun kini menantikan pengumuman resmi dari pemerintah daerah. Jika terealisasi sesuai target, Jember berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain dalam memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif dan inovatif.
Program ini menjadi bukti bahwa pembangunan sektor kesehatan terus menjadi prioritas. Dengan pendekatan yang menyeluruh, diharapkan kesejahteraan masyarakat Jember semakin meningkat di masa mendatang.







