Pasuruan Terkini – Lumajang—Krisis bahan bakar minyak subsdisi di Kabupaten Lumajang kembali memuncak. Kebutuhan Pertalite Lumajang 230 2 KL per Hari Pasokan Hanya 165 8 KL menimbulkan kesenjangan sebesar 64,4 kiloliter setiap harinya. Antrean kendaraan panjang terlihat di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum selama beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data Pertamina per Minggu malam, 18 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB, kondisi pasokan solar tercatat 161,05 KL dengan kebutuhan harian sekitar 160,5 KL. Untuk Pertamax, stok tersedia 93,2 KL sementara kebutuhan mencapai 63,1 KL. Pertamax Turbo memiliki stok 34,41 KL dengan kebutuhan hanya 1,3 KL. Terakhir, Pertamina Dex mencatat stok 36,41 KL dan kebutuhan harian 4,02 KL.
Bagi Kebutuhan Pertalite Lumajang 230 2 KL per Hari Pasokan Hanya 165 8 KL, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemkab Lumajang, Bonni Momenta, menyebutkan bahwa peralihan konsumen menjadi faktor utama. Harga BBM nonsubsidi yang melonjak signifikan membuat banyak pengendara beralih ke Pertalite.
“Banyak konsumen solar nonsubsidi pindah ke subsidi karena harganya naik jauh sekali. Kondisi ini terjadi di berbagai daerah,” jelas Bonni pada Senin, 19 Oktober 2026.
Faktor lain yang memperkuat Kebutuhan Pertalite Lumajang 230 2 KL per Hari Pasokan Hanya 165 8 KL adalah perilaku panic buying. Pemberitaan kelangkaan BBM di sejumlah wilayah turut mendorong warga mengisi bahan bakar lebih banyak dari biasanya. Sebagian besar masyarakat kini mengisi tangki hingga penuh, berbeda dengan kebiasaan sebelumnya yang hanya setengah tangki.
Polres Lumajang mengerahkan patroli untuk mengantisipasi penimbunan dan mengatur arus lalu lintas di SPBU. Kasubsi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, menyatakan belum ditemukan indikasi penimbunan BBM. Antrean terpanjang sementara terpantau di SPBU Tukum dan Sukodono.
Penyediaan stok tetap menjadi tantangan pokok bagi pemerintah daerah. Koordinasi dengan Pertamina diharapkan dapat memperkecil kesenjangan antara kebutuhan dan pasokan yang selama ini terjadi.













