Pasuruan Terkini – Cuaca Buruk Hambat Pencarian Korban Kecelakaan Perahu di Perairan Lumajang — Operasi pencarian continues menghadapi tantangan besar. Tim SAR gabungan masih berupaya menemukan Rizky Andi Dhermawan (33), korban kecelakaan laut perahu Tuan Muda di perairan pesisir selatan Kabupaten Lumajang. Kondisi cuaca yang tidak bersahabat menjadi penghambat utama dalam setiap upaya penyisiran.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Isnugroho, menjelaskan bahwa tim gabungan telah melakukan penyisiran melalui jalur laut mulai dari Pantai Dampar, melewati Pantai Watu Godek, Bulurejo, hingga pesisir Wotgalih. Cuaca berawan, ombak yang cukup tinggi, serta jarak pandang terbatas menjadi tantangan tersendiri dalam operasi kali ini.
Operasi pencarian melibatkan berbagai elemen, termasuk BPBD Lumajang, Basarnas Banyuwangi, TNI, Polri, relawan, serta nelayan setempat. Tim gabungan berupaya menyisir wilayah perairan yang menjadi area pencarian korban. Cuaca Buruk Hambat Pencarian Korban Kecelakaan Perahu di Perairan Lumajang telah memperlambat progres penyisiran yang dilakukan secara menyeluruh.
Tim gabungan akan menyusun strategi dan mengoptimalkan penyisiran berikutnya. Namun, keselamatan personel tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan operasi pencarian, sebagaimana ditegaskan oleh Isnugroho pada Minggu (18/10/26).
Kecelakaan mencekam itu terjadi pada Kamis (15/10) dini hari, saat tiga nelayan sedang dalam perjalanan pulang menuju Plawangan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Sebelumnya, mereka telah menyelesaikan kegiatan mencari ikan di perairan Jaten, Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian. Tiba-tiba ombak besar menghantam perahu mereka hingga terbalik, menyebabkan ketiga awak tersebut terjatuh ke laut dan terseret arus hingga ke kawasan selatan menara pantau TNI AU di AWR, Desa Pandanwangi.
Ketiga korban laka laut tersebut yakni Zaenal Abidin (23) dan Rahul Panji Darmawan (19), keduanya asal Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, serta Rizky Andi Dhermawan (33) asal Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi. Dua di antaranya berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya masih dalam proses pencarian. Cuaca Buruk Hambat Pencarian Korban Kecelakaan Perahu di Perairan Lumajang menjadi sorotan utama mengingat kondisi laut yang masih tidak mendukung untuk operasi pencarian lebih lanjut.
Belum ada estimasi waktu pasti kapan pencarian dapat dilanjutkan dengan optimal. Pihak berwenang berharap kondisi cuaca membaik dalam beberapa hari ke depan agar operasi penyelamatan dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien. Publik diharapkan tetap mengikuti perkembangan terkini terkait usaha penemuan korban yang masih hilang tersebut.













