Pasuruan Terkini – Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kota Pasuruan kini tengah dalam masa pengerjaan fisik. Proyek strategis nasional tersebut tercatat sudah mencapai 25,76 persen realisasi, melampaui target semula. Pembangunan berlokasi di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo.
Kemajuan signifikan ini diraih setelah Pemkot Pasuruan berhasil menyelesaikan kendala perizinan lahan yang sebelumnya menghambat progres. Sejak awal Oktober 2026, seluruh kelengkapan surat izin dari Pemprov Jawa Timur rampung, sehingga pekerjaan di lapangan dapat dimaksimalkan secara penuh.
Rincian Fasilitas yang Dibangun
Proyek senilai Rp1,9 miliar dari anggaran pemerintah pusat ini mencakup pembangunan berbagai fasilitas terpadu. Di antaranya shelter pendaratan ikan, kios perbekalan nelayan, instalasi perpipaan distribusi air bersih bersama sumur bor, serta sistem penerangan kawasan.
Selain itu, sejumlah infrastruktur penunjang juga sedang dikerjakan seperti jalan lingkungan, penataan taman atau landscaping, dan pematangan lahan atau levelling. Fasilitas pendukung lainnya meliputi fondasi pabrik es portabel berbentuk kontainer, fondasi lampu, tiang pancang borepile, kolom penyangga, bangunan pelindung pantai revetment, dan jembatan tambatan perahu.
Sejarah Hambatan dan Solusi Pemkot
Wakil Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan, H. Mualif Arif, mengungkapkan bahwa proyek sempat terlambat dari jadwal semula. Hambatan utama bersumber dari proses perizinan tanah. Lahan kawasan TPI Ngemplakrejo sebelumnya telah dihibahkan kepada Pemprov Jawa Timur untuk peruntukan pelabuhan, sehingga Pemkot harus mengurus izin pinjam pakai.
Surat Perintah Kerja kontraktor sebenarnya telah terbit pada akhir Agustus 2026. Namun, pengerjaan fisik baru dapat dimulai secara maksimal setelah seluruh kelengkapan izin dari Pemprov Jawa Timur rampung pada awal Oktober 2026. Wali Kota Pasuruan memberikan dukungan penuh dengan menunjuk langsung untuk berkoordinasi kepada Kepala Dinas Perikanan Jawa Timur.
Percepatan dan Target Penyelesaian
Setelah kendala perizinan terselesaikan, Pemkot bersama pihak pelaksana melakukan percepatan pengerjaan. Hingga 21 Oktober 2026, realisasi fisik mencapai 25,76 persen dari target rencana semula 10,18 persen. Angka tersebut mencatatkan deviasi positif sebesar 15,58 persen, menunjukkan adanya akselerasi yang signifikan di lapangan.
Proyek Kampung Nelayan Merah Putih ini ditargetkan selesai seluruhnya pada akhir Desember 2026. Program dirancang untuk membangun ekosistem terpadu guna meningkatkan sarana-prasarana perikanan sekaligus kualitas permukiman pesisir. Keberadaan fasilitas terpadu diharapkan mampu menjadikan kawasan pesisir sebagai pusat aktivitas ekonomi berbasis produksi pangan kelautan berkelanjutan, selaras dengan proyek strategis nasional.
Dukungan untuk Kesejahteraan Nelayan
Mualif Arif berharap hadirnya KNMP dapat menunjang produktivitas nelayan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Menurutnya, program ini murni dilaksanakan oleh pemerintah pusat dengan penunjukan kontraktor dan pengawasan langsung dari pusat, sementara Pemkot bertugas menyiapkan lahan. Semua pihak berharap proyek berjalan lancar dan selesai tepat waktu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Kota Pasuruan.











