Berita  

Pipa Bocor, Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan

Pipa Bocor, Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan
Pipa Bocor, Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan

Pasuruan Terkini – Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan menjadi sorotan setelah sejumlah penghuni Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan mendatangi balai desa setempat pada Selasa (22/09/2026). Mereka menyampaikan keluhan soal aroma menyengat yang diduga berasal dari aliran sungai di sekitar permukiman.

Pemerintah desa bersama Satreskrim Polres Pasuruan Kota memfasilitasi pertemuan antara warga dan PT Beringin Jaya Maritim (BJM). Agenda itu membahas dugaan kebocoran pipa limbah milik perusahaan yang disebut berdampak pada kondisi sungai.

Sekretaris Desa Tambakrejo, Zainal Abidin, mengungkapkan bahwa dalam mediasi tersebut PT BJM menyatakan kesediaan memberikan kompensasi kepada warga yang terdampak. Selain itu, disepakati pembentukan tim humas yang melibatkan unsur masyarakat untuk ikut memantau aktivitas pembuangan limbah perusahaan.

“Dari hasil mediasi, perusahaan memberikan kompensasi kepada warga terdampak. Kemudian dibentuk tim humas dari unsur warga untuk ikut memantau pembuangan limbah,” kata Zainal.

Keluhan warga sebelumnya muncul karena bau menyengat yang disebut telah tercium selama sekitar satu bulan terakhir. Aroma tersebut bahkan dikatakan masuk hingga ke dalam rumah warga.

Mega (32), warga setempat, mengaku kondisi itu cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. “Baunya menyengat sampai masuk rumah,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Toni (45). Rumahnya berada persis di depan aliran sungai sehingga perubahan kondisi sungai menjadi sesuatu yang ia rasakan setiap hari.

“Itu asal muasalnya dari kebocoran pipa limbah milik PT Beringin Jaya Maritim (BJM), perusahaan pendingin hasil laut,” ungkap Toni.

Sementara itu, Direktur PT BJM, Surya, membenarkan adanya kebocoran pada pipa yang menyalurkan limbah perusahaan. Ia memastikan kerusakan tersebut telah diperbaiki. Perusahaan juga menyatakan siap menjalankan kesepakatan yang dicapai dalam mediasi bersama warga.

“Pipa sudah diperbaiki. Hasil mediasi juga menyepakati membentuk tim humas. Semua kami sanggupi,” ujar Surya.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, warga berharap persoalan Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan dapat diselesaikan secara tuntas. Pemantauan oleh tim humas diharapkan mencegah terulangnya kebocoran pipa limbah di kemudian hari.

Kasus Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan ini menjadi perhatian karena menyangkut kualitas lingkungan permukiman. Warga menanti realisasi kompensasi dan pengawasan berkelanjutan terhadap aktivitas pembuangan limbah perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *