Kota Pasuruan Lolos 10 Besar, Verifikasi STBM Digelar

Kota Pasuruan Lolos 10 Besar, Verifikasi STBM Digelar
Kota Pasuruan Lolos 10 Besar, Verifikasi STBM Digelar

Pasuruan Terkini – Kota Pasuruan resmi masuk nominasi nasional dan menjalani verifikasi lapangan STBM Award 2026. Capaian ini menempatkan kota tersebut sebagai satu dari tiga daerah di Jawa Timur yang diperiksa langsung oleh tim pusat. Proses penilaian berlangsung pada Rabu, 30 September 2026, dan dibuka oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo.

Pembukaan verifikasi digelar di Ruang Rapat Untung Suropati. Kegiatan ini menjadi tahap penting setelah Kota Pasuruan menembus 10 besar nasional dalam penilaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Tujuan Verifikasi dan Validasi

Verifikasi dan validasi dilakukan untuk memastikan seluruh aspek penilaian terpenuhi dengan baik di lapangan. Fokus utama adalah implementasi lima pilar STBM yang menjadi indikator utama penilaian.

Adapun lima pilar tersebut meliputi:

  • Stop Buang Air Besar Sembarangan
  • Cuci Tangan Pakai Sabun
  • Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
  • Pengelolaan Air Minum/Makanan Rumah Tangga
  • Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga

Bukan Sekadar Penilaian

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menegaskan bahwa agenda ini bukan hanya proses penilaian. Menurutnya, momen ini menjadi ruang evaluasi penting bagi Pemkot Pasuruan untuk memperkuat pelaksanaan sanitasi di daerah.

“Ini bukan hanya proses penilaian, tetapi menjadi momentum untuk mendapatkan masukan dan evaluasi dalam penguatan STBM di Kota Pasuruan,” ujar Mas Adi dalam sambutannya.

Ia menilai keberhasilan STBM tidak bisa mengandalkan pemerintah semata. Diperlukan komitmen, kolaborasi, dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut melibatkan jajaran kecamatan, kelurahan, Puskesmas, kader kesehatan, sanitarian, akademisi, hingga warga di semua lapisan.

Dorong Inovasi Perubahan Perilaku

Pemkot Pasuruan terus mendorong berbagai inovasi untuk mempercepat perubahan perilaku sehat masyarakat. Tujuannya agar manfaat program sanitasi terasa nyata di tingkat rumah tangga.

Mas Adi mengakui implementasi pilar-pilar STBM di lapangan kerap menghadapi tantangan. Karena itu, Pemkot Pasuruan membuka ruang terhadap arahan, saran, dan evaluasi dari tim verifikasi. Ia berharap verifikasi berjalan objektif dan lancar sehingga menghasilkan perubahan sanitasi yang nyata serta berkelanjutan.

Lokasi Verifikasi Lapangan

Verifikasi lapangan akan dilangsungkan di beberapa lokasi strategis sesuai indikator yang dinilai. Kelurahan Kebonagung menjadi lokus utama untuk memantau lima pilar sanitasi dasar serta pemanfaatan IPAL Komunal.

Indikator Tempat Penampungan Sementara 3R (Reduce, Reuse, Recycle) akan diverifikasi di TPS Kelurahan Tembokrejo. Tim verifikasi juga dijadwalkan meninjau aspek pengelolaan limbah lanjutan di IPLT Blandongan.

Sementara untuk indikator fasilitas umum ramah inklusi (GEDSI), peninjauan dilakukan di Puskesmas Kandangsapi, SMPN 4 Kota Pasuruan, dan Masjid Muhajirin Bugul Kidul.

Harapan pada STBM Award 2026

Partisipasi Kota Pasuruan dalam STBM Award 2026 menjadi cerminan komitmen daerah membangun sanitasi berkelanjutan. Melalui verifikasi lapangan ini, pemerintah berharap mendapat gambaran objektif atas capaian yang sudah diraih.

Dengan masuk nominasi nasional, Kota Pasuruan menjalani verifikasi lapangan STBM Award 2026 sebagai bagian dari penilaian akhir. Hasil verifikasi diharapkan memperkuat pelaksanaan lima pilar STBM dan mendorong perubahan perilaku sehat yang berkelanjutan di seluruh wilayah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *