Pasuruan Terkini – PASURUAN — Sebuah peristiwa tragis terjadi di jalur kereta api Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, pada Senin pagi pukul 04.30 WIB. Seorang Perempuan Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KA Sangkuriang di Nguling Pasuruan di perlintasan kereta api JPL 163. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret kereta api jurusan Bandung–Ketapang.
Berdasarkan laporan Polsek Nguling, informasi mengenai kejadian tersebut diterima dari masyarakat sekitar. Petugas langsung segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP). Langkah pengamanan ini penting guna menjaga keutuhan bukti dan memastikan proses investigasi berjalan lancar.
Korban diduga merupakan perempuan dewasa dengan ciri-ciri kulit sawo matang, rambut hitam, serta mengenakan daster berwarna hitam. Hingga berita ini disusun, identitas korban belum dapat diketahui secara pasti. Tim Polsek Nguling bersama petugas Puskesmas Nguling kemudian melakukan evakuasi jenazah menggunakan ambulans dan mengawalnya hingga tiba di RSUD Grati.
Jenazah selanjutnya dibawa ke kamar jenazah untuk menjalani pemeriksaan visum autpsia guna mendukung proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut, di antaranya masinis dan asisten masinis KA 7045A Sangkuriang, petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), serta petugas penjaga perlintasan JPL 163.
Dalam penanganan kasus ini, petugas Polsek Nguling melakukan serangkaian tindakan mulai dari menerima laporan, mengamankan TKP, mencatat keterangan saksi, mengevakuasi korban, hingga berkoordinasi dengan Polsuska. Penyebab pasti kejadian serta identitas Perempuan Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KA Sangkuriang di Nguling Pasuruan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri seperti yang ditemukan di TKP agar segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Hal ini bertujuan untuk membantu proses identifikasi korban dan memberikan kejelasan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan di sepanjang jalur kereta api serta kesadaran masyarakat akan bahaya melintasi rel secara sembarangan. Pihak berwenang terus menggalakkan sosialisasi mengenai keamanan perlintasan kereta api untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang.













