Berita  

Tragedi Pantura: Pedagang Nasi Jagung Tewas Tersapu Truk di Pasuruan

Tragedi Pantura: Pedagang Nasi Jagung Tewas Tersapu Truk di Pasuruan
Tragedi Pantura: Pedagang Nasi Jagung Tewas Tersapu Truk di Pasuruan

Pasuruan Terkini – Pasuruan — Seorang ibu tunggal bernama Istifaiyah (39) tewas setelah Disasak Truk Penjual Nasi Jagung di Pasuruan Meninggal dalam kejadian mencekam di Jalur Pantura. Insiden ini menimpa pedagang kecil yang hanya berniat menjalani hidup layak selepas[sub](https://www.sahabatsejahtera.com/) subuh.

Korban diketahui sebagai warga Desa Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan, Kota Pasuruan. Ia berangkat membawa gerobak kecil berisi dagangan nasi jagung dan ikan matengan menuju titik jualan.

Kejadian terjadi pada Selasa pagi, 6 Oktober 2026, sekitar pukul 05.10 WIB. Lokasi tabrakan tepatnya berada di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Pasuruan. Jalur itu termasuk salah satu ruas padat di kawasan Pantura yang menghubungkan berbagai kota di pesisir utara Jawa.

Rutenya Menuju Musibah

Berdasarkan keterangan resmi dari Kanit Gakkum Polres Pasuruan Kota, Ipda Zulkifli, kedua kendaraan semula melaju searah dari timur menuju barat. Korban mengendarai sepeda pancal dengan membawa muatan dagangan, sementara truk bernopol N 9965 WB mengikuti di jalur berikutnya.

Akhirnya terjadilah Disasak Truk Penjual Nasi Jagung di Pasuruan Meninggal setelah korban attempting melakukan manuver menyeberang ke arah utara. Tiba-tiba truk menabrak sepeda pancal tersebut, sehingga korban terjatuh di jalan.

Kronologi Lengkap Kecelakaan

Pengemudi truk, Kodir Fauzi (71), warga Kawisrejo, Kecamatan Rejoso, mengaku sedang melaju dari arah timur. Saat sampai di lokasi, ia melihat korban mulai menyeberang sebelum akhirnya terjadi benturan keras.

“Saya dari arah timur, terus korban itu menyebrang sehingga akhirnya tertabrak,” ujar Kodir Fauzi saat dikonfirmasi petugas di lokasi.

Mobil polisi mencatat kerusakan cukup signifikan pada kedua unit kendaraan. Sepeda pancal milik korban mengalami kerusakan pada ban belakang, sementara dagangan nasi jagung dan ikan matengan berserakan di badan jalan. Untuk truk, kaca depan pecah dan lampu depan kanan juga rusak parah.

Dampak Tragis dan Penanganan Hukum

Korban mengalami luka robek berat di bagian kepala sebelah kiri. Ia segera dievakuasi ke RSUD dr R Soedarsono Pasuruan untuk penanganan darurat. Sayang, upaya penolong tidak mampu menyelamatkan nyawanya dan Istrifaiyah dinyatakan meninggal dunia.

Kasus ini pun langsung ditindaklanjuti oleh Polresta Pasuruan. Tim gabungan turun ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan kendaraan, serta melibatkan saksi mata. Sepeda pancal milik korban dan truk N 9965 WB diamankan di kantor Satlantas Polres Pasuruan Kota untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Dalam keterangan resminya,警官 Zulkifli menegaskan bahwa pengemudi truk diduga kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya. Inilah yang menjadi faktor utama penyebab tabrakan terjadi.

“Truk berjalan dari arah timur ke barat. Setibanya di tempat kejadian, pengemudi kurang mengamati situasi arus lalu lintas di depannya sehingga menabrak pesepeda,” tegas Ipda Zulkifli.

Insiden ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan di jalan raya, terutama bagi pengendara kendaraan roda dua maupun gerobak dagang yang kerap beroperasi di waktu-waktu senja. Semoga musibah ini menjadi pengingat bersama agar seluruh pengguna jalan dapat lebih hati-hati demi keselamatan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *