Pasuruan Terkini – Hari Kedua Tim Gabungan Sisir Perairan Kalibuntu Probolinggo Cari Penyelam Hilang terus berlanjut. Operasi pencarian terhadap Ismail (58) memasuki tahap baru pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Ismail merupakan warga Jalan Ikan Paus, Kelurahan sekaligus Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Ia dinyatakan hilang saat berupaya mengevakuasi KM Bahagia.
Tim gabungan yang dikerahkan mencakup Satpolairud Polres Probolinggo, BPBD Kabupaten Probolinggo, Basarnas, serta warga setempat. Mereka menyisir kawasan Pantai Kalibuntu.
Fokus pencarian diarahkan ke titik awal korban dilaporkan menghilang. Lokasi tersebut berada di perairan Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Kronologi Kejadian Menurut Saksi
Muhari, kakak korban sekaligus saksi mata, mengungkapkan bahwa Ismail sebelumnya bergabung dengan sembilan orang lain. Mereka hendak mengevakuasi kapal yang tenggelam pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Namun, hanya Ismail yang turun menyelam ke dalam air. Rekan-rekannya memilih bertahan di permukaan dan tidak menyelam.
“Saat itu memang yang menyelam hanya korban. Setelah gagal pada penyelaman pertama karena kurangnya pemberat, korban kembali melakukan penyelaman dengan membawa jangkar sebagai pemberat,” ujar Muhari.
Pada penyelaman kedua, sekitar 30 menit berselang, tidak ada tanda keberadaan korban. Tidak muncul kode dari selang maupun gelembung udara ke permukaan.
Muhari dan kru lain lalu berinisiatif menarik tali serta selang oksigen yang terikat di tubuh korban memakai mesin. Langkah itu diambil karena penarikan manual terasa terlalu berat.
“Namun setelah tali dan selang oksigen terangkat, korban tidak ikut terangkat. Sebelum melaporkan kejadian tersebut, kami sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi,” jelasnya.
Karena pencarian awal tak membuahkan hasil, kejadian dilaporkan kepada Satpolairud Polres Probolinggo. Muhari menduga oksigen mengalami gangguan sehingga korban melepas tali dan berupaya naik, tetapi gagal.
Fokus Pencarian Hari Kedua
Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP I Wayan Mulyana menyatakan pencarian hari kedua dipusatkan di titik awal korban dinyatakan hilang. Tim juga menerjunkan penyelam untuk menelusuri dasar perairan.
“Anggota kami nantinya akan bergabung dengan tim dari BPBD Kabupaten Probolinggo dan Basarnas, serta dibantu warga dan keluarga. Mudah-mudahan korban segera ditemukan,” bebernya.
Hingga laporan ini disusun, Hari Kedua Tim Gabungan Sisir Perairan Kalibuntu Probolinggo Cari Penyelam Hilang belum menunjukkan hasil. Petugas tetap menyisir lokasi dengan dukungan penyelam dan peralatan pendukung.
Masyarakat diimbau berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan. Operasi Hari Kedua Tim Gabungan Sisir Perairan Kalibuntu Probolinggo Cari Penyelam Hilang akan dilanjutkan sesuai kondisi lapangan.







