Literasi PAUD Sukapura Naik Kelas Usai Workshop INOVASI

Literasi PAUD Sukapura Naik Kelas Usai Workshop INOVASI
Literasi PAUD Sukapura Naik Kelas Usai Workshop INOVASI

Pasuruan Terkini – Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Sukapura. Workshop tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Penilik Kecamatan Sukapura dengan INOVASI, kemitraan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia.

Sebanyak 47 peserta hadir dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari 23 lembaga PAUD yang terdiri atas 14 lembaga PAUD non formal, tujuh lembaga PAUD formal, dan dua PAUD-SD Satu Atap. Turut serta Korwil Bidang Dikdaya serta Ketua IGTKI dari Kecamatan Sumberasih, Wonomerto, dan Sukapura, juga Pengawas TK dan Penilik Kecamatan Sukapura.

Dua narasumber dihadirkan, yakni District Officer INOVASI Kabupaten Probolinggo Anwar Sutranggono dan District Officer INOVASI Kabupaten Tuban Cahyadi Widi Wahyono. Kehadiran keduanya memberi perspektif baru bagi para guru dalam mengembangkan pembelajaran literasi yang sesuai dengan kebutuhan anak.

Penilik Kecamatan Sukapura Herwanto menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan membangun komitmen bersama untuk menumbuhkan budaya literasi di lingkungan satuan PAUD. Komitmen tersebut melibatkan kepala sekolah, guru, murid, hingga orang tua. “Workshop ini bertujuan membangun komitmen bersama untuk menumbuhkan budaya literasi di lingkungan satuan PAUD, baik kepala sekolah, guru, murid dan orang tua,” katanya.

“Selain itu, strategi bermain yang bermakna juga perlu dioptimalkan untuk menumbuhkan minat anak terhadap kemampuan membaca dan menulis awal. Pembelajaran literasi di PAUD diharapkan dapat berlangsung secara menyenangkan dan tidak membuat anak merasa bosan,” terangnya.

Anwar Sutranggono mendorong seluruh guru PAUD, baik formal maupun non formal, untuk mengembangkan media literasi yang sesuai dengan lingkungan anak. Salah satu caranya melalui pembuatan Big Book dengan mengangkat latar belakang budaya setempat.

Media tersebut diharapkan mempermudah kegiatan literasi sejak dini sekaligus meningkatkan minat anak terhadap buku, membaca, dan bercerita. “Kami mengharapkan semua guru PAUD, baik PAUD formal maupun PAUD nonformal, mampu membuat Big Book dengan latar belakang budaya setempat untuk mempermudah kegiatan literasi sejak dini pada murid serta meningkatkan minat dan kebiasaan positif terhadap buku serta kegiatan membaca dan bercerita,” ujarnya.

Workshop ini merupakan inisiatif Penilik Kecamatan Sukapura bersama INOVASI. Kegiatan diharapkan memperkuat kemampuan guru dalam memberikan stimulasi literasi yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Sejumlah peserta menyampaikan kesan positif. Kepala TK Eka Dharma Ngadisari Kecamatan Sukapura Perniati Hartuti mengaku memperoleh tambahan ilmu dari kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah dengan adanya inovasi yang telah diberikan bisa menambah ilmu untuk tampil menjadi pemberani dan percaya diri walaupun kadang masih belum bisa sempurna tetapi saya berusaha untuk berguna bagi murid,” ungkapnya.

Kepala TK Bhayangkari Sukapura Venilia Yuliesti menilai materi yang diberikan mudah dipahami dan bermanfaat. “Materi yang disampaikan dari awal sampai akhir sangat jelas dan bermanfaat, cara penyampaiannya sangat mudah dipahami sehingga membuat saya sangat tertarik dan ingin belajar lagi tentang membaca nyaring. Ditunggu sosialisasi selanjutnya,” tuturnya.

Melalui workshop ini, pengembangan literasi di satuan PAUD diharapkan semakin kuat dengan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *