Pasuruan Terkini – Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik furniture di Jalan Raya Km 20 Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, pada Senin (7/9/2026) dinihari. Peristiwa ini mengakibatkan pabrik furniture rugi milyaran diduga akibat korsleting listrik yang memicu api dari ruang pengering kayu. Kejadian yang menimpa pabrik furniture ini menjadi perhatian warga sekitar dan aparat setempat.
Kronologi Kebakaran Pabrik Furniture Rugi Milyaran Diduga Akibat Korsleting Listrik
Api pertama kali diketahui oleh beberapa orang yang melihat kepulan asap dari ruang pengering. Saat itu, api sudah membesar dan membakar material kayu serta serbuk yang mudah terbakar di dalamnya. Hembusan angin kencang mempercepat perambatan api sehingga seluruh isi ruang pengering yang berisi kayu olahan ikut terbakar.
Seorang saksi bernama Udin mengungkapkan bahwa api diduga berasal dari ruang oven di belakang gudang. “Api diduga dari ruang oven yang berada di belakang gudang, akhirnya membakar seluruh kayu yang ada dan api langsung besar,” ucapnya. Dugaan sementara mengarah pada percikan api dari dinamo di ruang pengering yang memicu kebakaran.
Upaya Pemadaman dan Penyelidikan Pabrik Furniture Rugi Milyaran Diduga Akibat Korsleting Listrik
Untuk memadamkan api yang berkobar, lima unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten dan Kota Pasuruan diterjunkan ke lokasi. Setelah berjuang selama tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Selanjutnya dilakukan pembasahan untuk mencegah api muncul kembali.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menyatakan bahwa tim Inafis Polres Pasuruan bersama Polsek Wonorejo masih melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP). Mereka juga memeriksa saksi-saksi untuk mendapatkan keterangan yang jelas mengenai penyebab pasti kebakaran. “Tim Inafis Polres Pasuruan bersama Polsek Wonorejo melakukan penyelidikan di TKP, dan memeriksa saksi untuk keterangan kejadian,” kata Joko.
Akibat musibah ini, pabrik furniture mengalami kerugian yang ditaksir mencapai milyaran rupiah. Gudang penyimpanan kayu olahan beserta isinya hangus dilalap si jago merah. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa yang diduga kuat akibat korsleting listrik ini.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, terutama di area yang rawan kebakaran seperti pabrik pengolahan kayu. Pihak berwajib mengimbau kepada pemilik usaha untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik guna mencegah kerugian serupa di masa mendatang.
Sumber referensi: Title: Pabrik Furniture Rugi Milyaran Diduga Akibat Korsleting Listrik
Content: PASURUAN (faktapasuruan) – Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik furniture yang berada di jalan raya Km 20 Wonorejo, Kabupaten Pasuruan pada Senin (7/9/2026) dinihari. Diduga api muncul dari percikan api dinamo yang berada di ruang pengering.
Api baru diketahui oleh beberapa orang dan sudah membesar membakar ruang pengering, dimana terdapat kayu dan serbuk yang mudah terbakar.
Hembusan angin yang kencang membuat api cepat membesar dan membakar seluruh isi ruang pengering yang berisi kayu olahan.
“Api diduga dari ruang oven yang berada di belakang gudang, akhirnya membakar seluruh kayu yang ada dan api langsung besar,” ucap Udin.
Untuk memadamkan api yang membakar gudang pengering kayu, lima unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten dan Kota Pasuruan didatangkan.
Tiga jam kemudian api baru bisa dipadamkan dan dilakukan pembasahan agar api tidak muncul kembali.
Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno mengatakan, hingga saat ini tim Inafis Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran gudang pengering pabrik furniture.
“Tim Inafis Polres Pasuruan bersama Polsek Wonorejo melakukan penyelidikan di TKP, dan memeriksa saksi untuk keterangan kejadian,” kata Joko.
Akibat kejadian ini pabrik furniture mengalami kerugian yang ditaksir hingga milyaran rupiah akibat gudang dan kayu olahan yang terbakar, dan dalam kejadian tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat kebakaran tersebut.
(bah/dim)
Artikel Pabrik Furniture Rugi Milyaran Diduga Akibat Korsleting Listrik pertama kali tampil pada Fakta Pasuruan.












