Pasuruan Terkini – Insiden Diduga Sopir Mengantuk Truk Terguling di Tol Gempas kembali terjadi dan melibatkan dua kendaraan sekaligus. Kecelakaan berlangsung di KM 800.800 Jalur B Tol Gempol-Pasuruan pada Senin (28/9/26) sekitar pukul 03.55 WIB. Peristiwa ini melibatkan sebuah truk Colt Diesel dan satu unit bus.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, truk Colt Diesel bernopol S 9971 UU itu mengangkut muatan triplek. Kendaraan tersebut melaju dari arah Lumajang menuju Jombang. Truk berjalan di lajur lambat sebelum akhirnya mengalami insiden di sekitar lokasi kejadian.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana menyatakan dugaan awal penyebab kecelakaan. Menurutnya, pengemudi truk diduga mengantuk sehingga kendaraannya oleng. Akibatnya, truk terguling di badan jalan tol.
“Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena pengemudi truk mengantuk sehingga kendaraannya oleng dan terguling,” kata Hendrix. Ia menambahkan bahwa muatan triplek kemudian tumpah ke lajur cepat.
Pada saat bersamaan, sebuah bus bernopol N 7805 UB melaju dari belakang di lajur cepat. Bus tersebut tidak dapat menghindari truk yang sudah terguling beserta muatan yang berserakan. Bus pun menabrak truk dan tumpahan triplek di badan jalan.
“Muatan kemudian tumpah ke lajur cepat dan tertabrak bus dari belakang,” imbuh Hendrix. Kecelakaan ini menjadi perhatian karena melibatkan kendaraan pengangkut barang dan angkutan penumpang.
Dalam insiden Diduga Sopir Mengantuk Truk Terguling di Tol Gempas tersebut, satu penumpang bus mengalami luka ringan. Korban bernama Norman, 40 tahun, warga Lawang, mengalami luka lecet pada kaki kanan. Sementara itu, pengemudi truk bernama Hadi (39), warga Sumberrejo, Plandaan, Jombang, dalam kondisi sehat.
Pengemudi bus, Moch Prihandono (59), warga Wonokromo, Surabaya, juga dilaporkan sehat. Sebanyak 28 penumpang bus lainnya turut dinyatakan dalam kondisi baik. Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam kecelakaan ini.
Kerugian material kendaraan diperkirakan mencapai Rp20 juta. Adapun kerusakan sarana tol masih dalam proses penghitungan oleh pihak terkait. Petugas PJR 312 bersama pengelola Tol Gempas langsung mendatangi lokasi kejadian.
Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Selain itu, petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengambil dokumentasi, serta mencari keterangan dari sejumlah saksi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian dievakuasi ke GT Rembang. Penanganan selanjutnya dilakukan bersama Unit Laka Polres Pasuruan Kota. “Kendaraan yang terlibat kecelakaan dievakuasi ke GT Rembang. Kecelakaan ini selanjutnya ditangani Unit Laka Polres Pasuruan Kota,” pungkas Hendrix.
Peristiwa Diduga Sopir Mengantuk Truk Terguling di Tol Gempas ini menjadi pengingat pentingnya istirahat cukup bagi pengemudi. Mengantuk saat mengemudi terbukti dapat menyebabkan kendaraan oleng dan berujung pada kecelakaan. Pengemudi diimbau selalu waspada, terutama saat melintasi jalur tol pada dini hari.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan masih berlangsung. Pihak kepolisian terus mendalami keterangan saksi dan bukti di lapangan. Masyarakat diharapkan berhati-hati dan mematuhi aturan berkendara demi keselamatan bersama.







