Sinergi Pemdes Bulusari dan DPRD Pasuruan Siapkan Hari Santri 2026

Sinergi Pemdes Bulusari dan DPRD Pasuruan Siapkan Hari Santri 2026
Sinergi Pemdes Bulusari dan DPRD Pasuruan Siapkan Hari Santri 2026

Pasuruan Terkini – Pemerintah Desa Bulusari bersama Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan dan Badan Otonom Nahdlatul Ulama se-Kecamatan Gempol menggelar rapat koordinasi persiapan Hari Santri Nasional 2026. Langkah ini menjadi wujud nyata Perkuat Sinergi dan Kebersamaan Pemdes Bulusari Bersama Ketua DPRD Pasuruan Prepasi Peringatan Hari Santri Nasional 2026. Pertemuan berlangsung pada Selasa malam, 13 Oktober 2026, di Pendopo Desa Bulusari, Kecamatan Gempol.

Rapat tersebut membahas pemantapan rangkaian kegiatan keagamaan dan kebangsaan yang akan dipusatkan di Desa Bulusari. Panitia telah menyiapkan sejumlah agenda, mulai dari khotmil Qur’an, doa bersama, upacara peringatan, hingga Pawai Hari Santri bertema “Santri Tempoe Doeloe”. Seluruh persiapan diarahkan agar peringatan tahun ini berjalan aman, lancar, dan meriah.

Dukungan Penuh Pemerintah Desa

Kepala Desa Bulusari, Siti Nurhayati, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap seluruh agenda yang dirancang panitia. Ia menegaskan kesiapan pemerintah desa untuk mendampingi panitia demi kelancaran acara.

“Apabila ada kekurangan, monggo koordinasi dengan saya. Saya siap membantu. Kita buat acara untuk santri-santri se-Kecamatan Gempol yang dipusatkan di Bulusari, mulai dari upacaranya sampai kegiatan lainnya,” tutur Nurhayati santun.

Sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme santri dan warga, panitia menyiapkan sekitar 2.000 hadiah menarik, mulai dari hadiah hiburan hingga doorprize. Dukungan ini diharapkan menambah syiar dan kegembiraan masyarakat dalam memperingati Hari Santri.

Komitmen Ketua DPRD Pasuruan

Dukungan serupa disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat. Ia menyatakan komitmennya menyukseskan acara melalui sinergi bersama pihak desa dan panitia, termasuk memfasilitasi kebutuhan teknis seperti sarana tenda dan sound system.

“Melalui Kirab Santri ini, kita ingin meneladani kobaran semangat perjuangan membela tanah air yang diwariskan oleh Mbah Yai Hasyim Asy’ari. Nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme santri inilah yang terus kita jaga untuk merawat keutuhan NKRI,” ungkap Samsul.

Rangkaian Agenda dan Rute Pawai

Sesuai susunan acara yang dirancang Panitia Bersama NU dan Pemdes Bulusari, kegiatan akan diawali dengan khotmil Qur’an dan doa bersama pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 06.00 hingga 19.00 WIB. Berikutnya, Pawai “Santri Tempoe Doeloe” digelar Ahad, 18 Oktober 2026, mulai pukul 06.00 WIB.

Rute pawai berawal dari depan Balai Dusun Carat Kidul dan berakhir di Lapangan Desa Bulusari. Pawai ini terbuka untuk umum dan melibatkan santri TPQ, Madin se-Desa Bulusari, jam’iyah tahlil dan diba’, remaja masjid, serta warga masyarakat.

Untuk memotivasi peserta, panitia menyediakan kupon undian dengan pelbagai hadiah utama, seperti sepeda listrik, mesin cuci, lemari es, smartphone, dan kipas angin, di samping ribuan doorprize menarik lainnya.

Apresiasi dan Kepedulian Sosial

Tak hanya parade dan doa, rangkaian peringatan ini juga menghadirkan Santri Awards 2026 bagi TPQ dan Madin berprestasi. Ada pula kepedulian sosial berupa layanan pengobatan gratis bagi warga.

Melalui kolaborasi hangat antara ulama, pemerintah, dan masyarakat, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan Pemdes Bulusari Bersama Ketua DPRD Pasuruan Prepasi Peringatan Hari Santri Nasional 2026 diharapkan tak sekadar menjadi perayaan seremonial. Kegiatan ini diharapkan mempererat silaturahmi, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, dan membawa keberkahan nyata bagi seluruh warga.

Dengan persiapan matang, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan Pemdes Bulusari Bersama Ketua DPRD Pasuruan Prepasi Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi bukti kolaborasi lintas pihak dalam merawat tradisi dan semangat kebangsaan di Kabupaten Pasuruan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *