RSD Kalisat Jaga Disiplin ASN, Keselamatan Pasien Jadi Fokus Utama

RSD Kalisat Jaga Disiplin ASN, Keselamatan Pasien Jadi Fokus Utama
RSD Kalisat Jaga Disiplin ASN, Keselamatan Pasien Jadi Fokus Utama

Pasuruan Terkini – Jember – Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalisat menggelar sosialisasi disiplin ASN selama dua hari pada 19–20 Oktober 2026. Kegiatan ini menyasar seluruh pegawai dengan total peserta mencapai 299 orang, termasuk PNS, PPPK penuh waktu, dan PPPK paruh waktu.

RSD Kalisat Bekali Seluruh Pegawai soal Disiplin ASN ini bertujuan menegaskan bahwa kedisiplinan aparatur sipil negara menjadi fondasi utama dalam menjaga keselamatan pasien. Kegiatan ini menjadi prioritas institusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan akuntabel.

Kasubbag Kepegawaian dan Pengembangan SDM RSD Kalisat, Hari Basuki, menjelaskan bahwa sosialisasi disiplin ASN merupakan kegiatan berkala yang diperlukan untuk mengingatkan pegawai agar konsisten menerapkan aturan dalam pekerjaan sehari-hari. Tujuannya agar semua staf bisa disiplin, datang tepat waktu, lalu pulang sesuai jadwal yang ditetapkan.

Untuk memastikan pelayanan kepada pasien tetap berjalan optimal, RSD Kalisat membagi pelaksanaan sosialisasi ke dalam empat sesi. Dengan pengaturan tersebut, pegawai dapat mengikuti kegiatan tanpa harus meninggalkan tanggung jawab pelayanan secara bersamaan. RSD Kalisat Bekali Seluruh Pegawai soal Disiplin ASN dengan metode yang memungkinkan seluruh aparatur memahami materi secara menyeluruh.

Materi sosialisasi tidak hanya membahas ketepatan waktu dan kepatuhan terhadap ketentuan kepegawaian. Pegawai juga diingatkan mengenai larangan praktik judi online yang berpotensi menimbulkan persoalan keuangan dan berdampak negatif terhadap kedisiplinan kerja. Selain itu, sosialisasi mencakup pemahaman mengenai prosedur kepegawaian, termasuk ketentuan perceraian bagi ASN. Pegawai perlu memahami aturan yang berlaku agar setiap persoalan kepegawaian dapat ditangani sesuai prosedur.

Hari menambahkan bahwa sosialisasi serupa akan terus dilakukan secara berkala, dengan jeda sekitar enam bulan atau menyesuaikan kebutuhan institusi. Ini sebagai pengingat bagi semua. Aturannya sudah jelas, sehingga perlu terus disampaikan agar dipahami dan dijalankan.

Sementara itu, Direktur RSD Kalisat, Nurullah Hidajahningtyas, berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan formalitas. Ia ingin materi yang disampaikan benar-benar diterapkan oleh seluruh pegawai dalam menjalankan tugas. Peningkatan kedisiplinan menjadi salah satu upaya untuk membangun lingkungan kerja yang bertanggung jawab dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Keselamatan pasien tetap menjadi fokus utama yang harus dijaga setiap hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *