Pasuruan Terkini – Pemkab Probolinggo Tebar 41 Ribu Benih Ikan Tersebar di 6 Ranu sebagai langkah menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan tangkap. Program restocking ini menyasar perairan umum daratan yang dimanfaatkan warga sekitar.
Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo menebar benih ikan selama dua hari. Ada dua jenis benih yang dilepas, yaitu ikan tawes dan ikan sengkaring.
Lokasi penebaran tersebar di dua kecamatan. Danau Ronggojalu di Kecamatan Tegalsiwalan dan Sumber Air Tirta Ageng di Kecamatan Lumbang menjadi titik pertama.
Empat titik lainnya berada di Kecamatan Tiris. Yakni Ranu Segaran, Ranu Betok, Ranu Agung, dan Ranu Argo.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo, Hari Pur Sulistiono, menjelaskan bahwa kegiatan ini bagian dari pengelolaan wilayah perikanan tangkap secara berkelanjutan.
“Jadi, penebaran benih ikan atau restocking yang dilaksanakan Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo ini merupakan bagian dari pengelolaan wilayah perikanan tangkap secara berkelanjutan,” kata Hari Pur Sulistiono.
Selain itu, program Pemkab Probolinggo Tebar 41 Ribu Benih Ikan Tersebar di 6 Ranu diharapkan menopang ketersediaan sumber pangan protein hewani berbahan dasar ikan bagi masyarakat.
“Kami berharap upaya restocking ini memberikan dampak terhadap keberagaman hasil tangkapan ikan di enam danau atau ranu,” ujar dia.
Namun, hasilnya bisa sia-sia bila warga tidak ikut menjaga ekosistem. Aktivitas penangkapan ikan yang tidak bijak menjadi ancaman utama.
Hari mengingatkan agar nelayan tidak memakai racun. Alat tangkap yang merusak lingkungan perairan juga dilarang.
Eksploitasi berlebihan terhadap ikan hasil tebaran harus dihindari. Dengan begitu, ikan yang ditebar dapat memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Melalui Pemkab Probolinggo Tebar 41 Ribu Benih Ikan Tersebar di 6 Ranu, pemerintah daerah menargetkan keseimbangan ekosistem perairan tetap terjaga. Partisipasi warga menjadi kunci agar restocking tidak berhenti di seremonial saja.













