Pasuruan Terkini – Sebanyak 25 pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Jember resmi dikukuhkan untuk masa bakti lima tahun ke depan. Pelantikan berlangsung di Aula PB Sudirman pada Senin (28/9/2026). Momen PWRI Jember dikukuhkan ini menegaskan bahwa para pensiunan diminta tetap berkontribusi bagi masyarakat meski masa kerja formal telah berakhir.
Bupati Jember Muhammad Fawait menekankan bahwa aturan memang membatasi masa kerja seseorang, tetapi tidak membatasi ruang pengabdian. Menurutnya, semangat berjuang tidak lekang oleh waktu. Karena itu, PWRI Jember dikukuhkan bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal penguatan peran purna bhakti di tengah masyarakat.
Pengalaman Pensiunan sebagai Modal Sosial
Fawait menyatakan pengalaman para pensiunan tetap dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Pemerintah Kabupaten Jember memandang para purna bhakti sebagai modal sosial yang masih dapat dilibatkan dalam pembangunan daerah. Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan PWRI ke depan.
Salah satu bentuk dukungan yang disebutkan adalah pelayanan kesehatan bagi para pengurus. Menurut Fawait, hal itu merupakan penghormatan kepada para senior yang telah berjuang banyak untuk Kabupaten Jember. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut adalah wujud cinta kepada para purna bhakti.
Struktur dan Tujuan Organisasi
PWRI merupakan organisasi yang mewadahi para purna bhakti. Anggotanya meliputi pensiunan ASN, pegawai BUMN dan BUMD, pejabat negara, serta pensiunan kepala desa dan perangkat desa. Dengan cakupan tersebut, keberadaan organisasi ini dinilai strategis dalam menjaga kesatuan dan persatuan.
Ketua PWRI Kabupaten Jember Sudjak Hidayat mengatakan kepengurusan baru akan diarahkan untuk memperkuat konsolidasi. Selain itu, pengurus berupaya menjaga ruang silaturahmi antaranggota. Menurutnya, dukungan dan kerja sama seluruh anggota menjadi kunci agar semangat para pensiunan tetap terjaga.
Berdasarkan pendataan terbaru, jumlah anggota PWRI Kabupaten Jember yang terdaftar mendekati 2.000 orang. Jumlah itu menjadi basis kekuatan organisasi dalam menjalankan program-program ke depan. Sudjak menyebut para anggota akan terus bersilaturahmi dan mengabdi kepada masyarakat.
Program Kerja dan Harapan ke Depan
Setelah pelantikan, pengurus akan menyusun program kerja, mulai dari jangka pendek hingga lima tahunan. Program tersebut diarahkan antara lain untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan memperkuat organisasi. Penyusunan ini menjadi langkah awal setelah PWRI Jember dikukuhkan.
Berikut sejumlah poin yang menjadi perhatian kepengurusan baru:
- Memperkuat konsolidasi internal organisasi.
- Menjaga ruang silaturahmi antaranggota.
- Meningkatkan kesejahteraan para anggota.
- Mendorong sinergi dengan pemerintah daerah.
Dengan langkah tersebut, para pensiunan diharapkan tetap aktif dan tidak kehilangan ruang pengabdian. PWRI Jember dikukuhkan sebagai penanda bahwa kontribusi purna bhakti masih relevan bagi pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Jember pun menyatakan akan terus mendorong kerja sama dengan organisasi ini.
Melalui kepengurusan baru, PWRI Kabupaten Jember berupaya memastikan anggotanya tetap terhubung dan bermanfaat. Semangat pengabdian yang tidak lekang oleh waktu menjadi pesan utama dari rangkaian pelantikan tersebut.











