Pasar Tanjung Jember Direvitalisasi Rp250 M Usai Ramadan

Pasar Tanjung Jember Direvitalisasi Rp250 M Usai Ramadan
Pasar Tanjung Jember Direvitalisasi Rp250 M Usai Ramadan

Pasuruan Terkini – Anggaran Rp250 Miliar Disetujui Perbaikan Pasar Tanjung Jember Dimulai Usai Ramadan menjadi kepastian yang dinanti pedagang. Pemerintah pusat menyetujui dana revitalisasi sekitar Rp250 miliar untuk pasar tradisional terbesar di Jember tersebut. Pengerjaan fisik ditargetkan mulai setelah Ramadan 2027.

Kepastian itu disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait saat berdialog dengan pedagang Pasar Tanjung pada Rabu (16/9/26). Fawait menjelaskan bahwa anggaran diajukan ke pemerintah pusat karena APBD Jember tidak mencukupi. “Kalau pakai APBD Jember tidak bisa besar, maka saya perjuangkan ke Pak Prabowo lewat Pak Menteri PU. Alhamdulillah disetujui, anggarannya kurang lebih Rp250 miliar,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, pedagang juga mengeluhkan keberadaan pedagang yang berjualan di bahu jalan dan trotoar sekitar pasar. Keberadaan mereka dinilai mengganggu aktivitas pedagang yang menempati lapak resmi. Fawait meminta waktu satu minggu untuk merumuskan penanganan tanpa menggusur secara sepihak. “Kasih waktu saya seminggu untuk merumuskan. Saya tidak mungkin main gusur begitu saja, mereka orang kecil, panjenengan juga orang kecil. Harus kita cari solusi sebaik mungkin, apakah pembatasan jam atau pemindahan tempat,” katanya.

Ia juga berencana mengundang sedikitnya 60 perwakilan pedagang ke Pendopo Pemkab Jember untuk membahas skema penataan. Sementara itu, pedagang meminta kepastian mengenai hak dan luas lapak setelah revitalisasi. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jember Danang Andriasmara menjelaskan bahwa proyek masih dalam tahap perencanaan desain. Menurut Danang, desain revitalisasi akan mempertimbangkan aspirasi pedagang yang saat ini menempati Pasar Tanjung.

Fawait memastikan revitalisasi tidak mengurangi hak pedagang lama. Luas dan jumlah lapak akan mengacu pada data awal, termasuk penyediaan fasilitas penunjang seperti sanitasi dan toilet. “Kalau haknya 1 meter ya 1 meter, kalau 10 meter ya 10 meter. Jumlah lapak dan ukurannya tidak akan berkurang, bahkan kondisinya akan jauh lebih bagus,” tandasnya.

Dengan Anggaran Rp250 Miliar Disetujui Perbaikan Pasar Tanjung Jember Dimulai Usai Ramadan, para pedagang berharap proses revitalisasi berjalan lancar. Mereka juga menanti kejelasan skema penataan bagi pedagang yang berjualan di area sekitar pasar. Pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut secara musyawarah.

Revitalisasi ini menjadi angin segar bagi sekitar 1.500 pedagang yang menggantungkan penghasilan dari Pasar Tanjung. Selain memperbaiki fisik bangunan, proyek ini diharapkan meningkatkan kenyamanan pembeli dan daya saing pasar tradisional. Anggaran Rp250 Miliar Disetujui Perbaikan Pasar Tanjung Jember Dimulai Usai Ramadan juga menjadi bukti dukungan pusat terhadap pengembangan ekonomi daerah.

Meski demikian, sejumlah pedagang tetap menanti detail teknis, seperti penempatan sementara selama pengerjaan. Mereka berharap tidak ada pihak yang dirugikan. Pemerintah kabupaten akan terus berkoordinasi dengan perwakilan pedagang untuk memastikan transisi berjalan mulus.

Dengan perencanaan yang matang, Pasar Tanjung diharapkan menjadi pusat perdagangan modern yang tetap mengakomodasi pedagang kecil. Anggaran Rp250 Miliar Disetujui Perbaikan Pasar Tanjung Jember Dimulai Usai Ramadan menjadi tonggak awal transformasi pasar rakyat di Jember.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *