Berita  

Dana Cukai Pasuruan Dipakai Wabup Sobih Obati Warga

Dana Cukai Pasuruan Dipakai Wabup Sobih Obati Warga
Dana Cukai Pasuruan Dipakai Wabup Sobih Obati Warga

Pasuruan Terkini – Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I serta KPPBC Tipe Madya Pabean A Pasuruan memusnahkan barang kena cukai ilegal hasil penindakan periode September 2025 hingga Mei 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari komitmen menekan peredaran rokok ilegal dan minuman mengandung etil alkohol ilegal itu digelar di halaman Kantor Bupati Pasuruan, Kamis (24/9/2026). Dalam agenda tersebut, Bea Cukai Musnahkan 6 15 Juta Batang Rokok Ilegal di Pasuruan Wabup Shobih Asrori Ungkap Manfaat Dana Cukai untuk Masyarakat menjadi sorotan utama.

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, yang mewakili Bupati Rusdi Sutejo, menegaskan bahwa cukai merupakan penerimaan negara yang manfaatnya kembali ke masyarakat melalui mekanisme dana bagi hasil. Ia mencontohkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau yang diterima daerah dipakai untuk berbagai kebutuhan, termasuk sektor kesehatan.

“Kalau ada orang sakit di Kabupaten Pasuruan dibawa ke rumah sakit, mendapat pengobatan yang dibayar dari dana bagi hasil, berarti kita juga dapat pahala kalau niatnya baik,” tutur Sobih.

Rincian Barang yang Dimusnahkan

Berdasarkan data penindakan, barang kena cukai ilegal yang dimusnahkan terdiri dari 6.153.566 batang rokok tanpa pita cukai dengan berat sekitar 8,7 ton, serta 3.007,2 liter minuman mengandung etil alkohol ilegal dengan berat sekitar 3 ton. Secara keseluruhan, barang hasil penindakan tersebut memiliki berat sekitar 11,7 ton, dengan nilai barang mencapai Rp9.398.753.310. Potensi kerugian penerimaan negara dari sisi cukai mencapai Rp4.664.793.300.

Pemusnahan dilakukan secara simbolis di halaman Kantor Bupati Pasuruan. Selanjutnya, seluruh barang hasil penindakan dibawa ke PT Hijau Alam Nusantara di Ngoro, Kabupaten Mojokerto, untuk dimusnahkan menggunakan metode yang ramah lingkungan.

Pasuruan Dinilai Penting bagi Penerimaan Negara

Kepala Kanwil DJBC Jawa Timur I, Rusman Hadi, menegaskan Kabupaten Pasuruan memiliki posisi penting dalam penerimaan negara, khususnya karena menjadi salah satu sentra produksi rokok di Jawa Timur. Ia menyebut penerimaan yang menjadi tanggung jawab wilayah DJBC Jawa Timur memiliki nilai sangat besar sehingga kepatuhan pelaku usaha terhadap ketentuan cukai menjadi hal penting.

“Betapa pentingnya Kabupaten Pasuruan bagi Kementerian Keuangan,” ujar Rusman dalam kegiatan tersebut.

“Penangkapan itu upaya terakhir. Mari kita ajak saudara-saudara kita, masyarakat Pasuruan, untuk memberikan kesadaran dan mengajak saudara-saudara membayar cukai. Karena nanti akan kembali ke masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi antara Bea Cukai, TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait menjadi bagian penting dalam pengawasan peredaran barang kena cukai.

Sosialisasi Cukai Dinilai Tak Boleh Berhenti

Sobih menilai kegiatan pemusnahan barang kena cukai ilegal bukan hanya bertujuan menunjukkan hasil penindakan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan cukai. Menurutnya, efisiensi anggaran turut berdampak terhadap berkurangnya kegiatan sosialisasi mengenai cukai kepada masyarakat.

“Kalau kemarin kita masih belum dipotong 50 persen dari anggaran pusat, kita masih melakukan sosialisasi pemahaman dan kesadaran terhadap masyarakat tentang bidang cukai, terutama masalah rokok. Sekarang sosialisasinya sangat minim,” katanya.

Karena itu, ia berharap kegiatan pemusnahan hasil penindakan dapat sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak peredaran barang kena cukai ilegal. Sobih menyebut setidaknya terdapat empat tujuan utama dari kegiatan tersebut, yakni meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait ketentuan cukai, mendorong peran aktif masyarakat dalam mencegah peredaran barang kena cukai ilegal, mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan barang hasil penindakan, serta memberikan efek jera kepada pelaku pelanggaran.

Dalam kesempatan itu, Sobih juga menyebut Kabupaten Pasuruan memiliki basis industri hasil tembakau yang besar dan banyak pelaku usaha yang telah patuh membayar cukai kepada negara. Ia bahkan menyinggung posisi Kabupaten Pasuruan sebagai salah satu daerah dengan penerimaan cukai hasil tembakau yang tinggi.

Bea Cukai Perkuat Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean A Pasuruan Wijang Abdillah menegaskan komitmen Bea Cukai untuk terus melindungi masyarakat dari peredaran barang kena cukai ilegal sekaligus mengamankan penerimaan negara. Menurutnya, pemusnahan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memberantas peredaran rokok ilegal, tembakau iris dan minuman mengandung etil alkohol tanpa izin resmi di wilayah Pasuruan dan sekitarnya.

“Kami terus memperkuat sinergi bersama Kejaksaan, Kepolisian dan TNI dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk memastikan setiap pelanggaran ketentuan cukai ditindak secara tegas,” tandas Wijang.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan kolaborasi antara pemerintah daerah, Bea Cukai, kepolisian, TNI dan unsur penegak hukum lainnya dalam pengawasan barang kena cukai. Pemkab Pasuruan berharap langkah pengawasan dan penindakan tersebut dapat menekan peredaran barang kena cukai ilegal secara signifikan.

Di sisi lain, kesadaran masyarakat dan pelaku usaha untuk memenuhi kewajiban cukai diharapkan terus meningkat, sehingga penerimaan negara dapat terjaga dan manfaat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dapat kembali dirasakan masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

“Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan terus mendukung langkah-langkah strategis dalam pengawasan dan penindakan. Kami berharap melalui kegiatan ini pemahaman masyarakat semakin meningkat dan peredaran barang kena cukai di wilayah Kabupaten Pasuruan dapat ditekan secara signifikan,” ujar Wabup Sobih yang datang mewakili Bupati H. Rusdi.

Dengan langkah tersebut, Bea Cukai Musnahkan 6 15 Juta Batang Rokok Ilegal di Pasuruan Wabup Shobih Asrori Ungkap Manfaat Dana Cukai untuk Masyarakat diharapkan menjadi titik balik penguatan pengawasan cukai di daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *