Pasuruan Terkini – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pasuruan kembali menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para pelajar SMAN 1 Purwosari, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata Cegah Penyalahgunaan Narkoba Sejak Dini BNN Kabupaten Pasuruan Edukasi Siswa SMAN 1 Purwosari dalam rangka membentuk generasi muda yang sehat dan berprestasi.
Sosialisasi ini menghadirkan Penyuluh Muda sekaligus Ketua Tim Pencegahan Narkoba BNN Kabupaten Pasuruan, Mochamad Efendi, yang menyampaikan pesan-pesan penting kepada seluruh siswa. Materi yang disampaikan mencakup dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, serta masa depan para pelajar.
Ketua Tim Pencegahan Narkoba BNN Kabupaten Pasuruan tersebut mengimbau para siswa agar menjauhi narkoba dalam bentuk apapun dan tidak pernah mencoba-coba. Alasannya sederhana, sekecil apapun eksperimen awal dapat berubah menjadi ketergantungan yang sulit keluar.
Pesan kedua yang ditekankan adalah pentingnya keberanian menolak ajakan teman sebaya. Tekanan pergaulan sering menjadi pintu masuk perundungan narkoba di kalangan remaja. Siswa diajari cara mengambil keputusan tepat dan tegas di tengah godaan lingkungan.
Lingkungan pertemanan yang sehat juga menjadi kunci pencegahan. Efendi menyarankan pelajar memilih teman yang saling mendukung dan mendorong aktivitas positif. Dengan pergaulan yang baik, risiko terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba berkurang signifikan.
Drs. H. Totok Herianto, M.M., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Purwosari, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran BNN Kabupaten Pasuruan di sekolahnya. Ia berharap kerjasama ini terus berlanjut sebagai bagian dari strategi Cegah Penyalahgunaan Narkoba Sejak Dini BNN Kabupaten Pasuruan Edukasi Siswa SMAN 1 Purwosari secara berkelanjutan.
Mahfudz, Humas SMAN 1 Purwosari, menambahkan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba sebenarnya bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga terkait. Keluarga, sekolah, dan lingkungan pergaulan juga harus terlibat aktif dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.
Siswa yang mendapatkan pemahaman memadai diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah. Mereka dapat mengajak teman-teman sebaya untuk menjalani pola hidup sehat, menolak narkoba, dan fokus meraih cita-cita melalui prestasi akademik maupun nonakademik.
Bagi siswa yang mengalami persoalan terkait narkoba, Efendi juga mengingatkan agar segera mencari bantuan. Tidak perlu malu atau ragu untuk menyampaikan masalah kepada guru, orang tua, atau pihak berwenang agar mendapat penanganan yang tepat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen SMAN 1 Purwosari dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Diharapkan sinergi antara dunia pendidikan dan BNN Kabupaten Pasuruan terus berjalan demi masa depan generasi muda yang lebih berkualitas.











