Pasuruan Terkini – Lintasan Jalan Panglima Sudirman, Probolinggo, kembali riuh pada Minggu, 11 Oktober 2026. Roadrace Piala Wali Kota Probolinggo 2026 Digelar Jadi Panggung Adu Nyali Pebalap Lokal menandai kembalinya gelaran balap motor bergengsi di kota berjulukan Kota Angin ini. Ratusan pembalap dari berbagai daerah ikut berlaga memperebutkan kemenangan di sirkuit terbuka yang dikenal memiliki trek lurus panjang dan tikungan tajam.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh KONI Kota Probolinggo bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Probolinggo. Beberapa kelas perlombaan dipertandingkan, mulai dari MP2 Novice, MP3 Rookie, MP4 Beginner, Mini GP dengan batasan usia maksimal 11 tahun, Supermoto Open, hingga kategori Bebek 2 Tak Lokal Probolinggo dan Bebek 4 Tak Keresidenan Malang. Setiap kelas menampilkan dinamika persaingan yang memacu adrenalin para peserta.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menyampaikan apresiasinya atas berhasilnya penyelenggaraan ajang tersebut. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi antara KONI dan IMI Kota Probolinggo menjadi kunci utama suksesnya gelaran Roadrace Piala Wali Kota Probolinggo 2026 Digelar Jadi Panggung Adu Nyali Pebalap Lokal. Menurutnya, kegiatan ini merupakan momentum berharga bagi para pebalap daerah untuk mengasah kompetensi dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lintasan.
Antusiasme publik terlihat dari kerumunan penonton yang memadati sepanjang sirkuit sejak babak pembukaan. Masyarakat tidak hanya berasal dari Probolinggo, melainkan juga dari Surabaya, Madura, Yogyakarta, hingga Bali. Kehadiran penonton dari berbagai wilayah tersebut membuktikan bahwa kompetisi ini telah menarik perhatian para pecinta motorsport di tingkat regional.
Hafidz Fahril Rasyadan, pebalap asal Tom Toger Racing Division Kota Probolinggo, turun menempuh empat kelas dalam satu hari. Ia mengikuti lomba di kategori 2 Tak Open, 2 Tak Novice, Supermoto Open, dan Supermoto Pemula. Ia mengaku tidak melakukan persiapan khusus karena event ini sekaligus menjadi bahan latihan menjelang Kejuaraan Nasional di Semarang yangscheduled pada pekan berikutnya. Target utamanya saat ini adalah menembus podium.
Ketegangan di lintasan semakin terasa saat para pembalap saling berebut posisi di setiap tikungan. Trek lurus yang cukup panjang memungkinkan pebalap memanfaatkan akselerasi penuh, sementara tikungan-tikungan tajam menuntut ketepatan dan keberanian dalam mengambil garis balap. Kondisi ini menjadikan Roadrace Piala Wali Kota Probolinggo 2026 Digelar Jadi Panggung Adu Nyali Pebalap Lokal sebagai arena uji nyali yang sesungguhnya.
Aminuddin berharap gelaran balap ini tidak berhenti sekali saja, melainkan dapat dijadwalkan secara rutin di Kota Probolinggo ke depannya. Ia menyebut nama beberapa pebalap lokal seperti Rasya dan Nabil sebagai bukti bahwa generasi muda Probolinggo memiliki potensi besar di dunia motorsport. Diharapkan dukungan yang terus-menerus dapat mendorong mereka meraih prestasi lebih tinggi hingga tingkat nasional.













