Sungai Welang, Makhrus Ditemukan Tak Bernyawa

Portal Berita Pasuruan Terkini
Gambar Thumbnail Default Pasuruan Terkini

Pasuruan Terkini – Jenazah Warga Kraton Ditemukan di Sungai Welang Polisi Sebut Murni Musibah menjadi peristiwa yang menggegerkan warga Dusun Grinting, Desa Mulyorejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu pagi, 23 September 2026. Penemuan ini melibatkan seorang pria berusia lanjut yang sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah.

Korban diketahui bernama Makhrus, 62 tahun, warga Desa Pukul, Kecamatan Kraton. Jenazahnya pertama kali terlihat dalam posisi tengkurap di aliran sungai sekitar pukul 06.30 WIB.

Kronologi Sebelum Penemuan

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Makhrus meninggalkan kediamannya pada Selasa malam, 22 September 2026, sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah itu, keberadaannya tidak diketahui hingga akhirnya ditemukan keesokan paginya.

Penemuan berawal ketika Yahya, seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mulyorejo, hendak menuju sungai. Ia kemudian melihat sosok tak bernyawa tersebut dan segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Respons Aparat dan Olah TKP

Petugas dari Polsek Kraton bersama Tim Identifikasi Polres Pasuruan Kota bergerak cepat mendatangi lokasi. Mereka melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi jasad korban dari aliran sungai.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa berdasarkan keterangan rekan dan kerabat di lokasi, korban selama ini mengeluhkan sakit gondok serta gangguan kesehatan lain yang berkaitan dengan faktor usia.

“Dari keterangan pihak rekan dan kerabat di lokasi, korban selama ini mengeluhkan sakit gondok serta gangguan kesehatan lain karena faktor usia,” ujar Aipda Junaidi, Rabu (23/9/2026).

Hasil Pemeriksaan Medis

Tim medis bersama kepolisian melakukan pemeriksaan fisik luar terhadap tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan atau unsur tindak pidana.

Meski demikian, petugas menemukan luka robek di bagian kepala korban. Menurut Aipda Junaidi, luka tersebut diduga kuat akibat benturan batu saat korban terjatuh ke sungai.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan maupun unsur pidana. Luka di bagian kepala korban diduga kuat akibat benturan batu saat korban terjatuh ke sungai,” jelasnya.

Dengan temuan itu, polisi menyimpulkan bahwa Jenazah Warga Kraton Ditemukan di Sungai Welang Polisi Sebut Murni Musibah, bukan merupakan kasus kriminal.

Penolakan Visum dan Autopsi

Pihak keluarga korban menolak proses visum maupun autopsi lebih lanjut. Penolakan tersebut didasari oleh penerimaan keluarga yang menganggap kejadian ini sebagai musibah.

Penolakan itu telah dituangkan secara resmi dalam surat pernyataan yang diserahkan kepada pihak berwenang. Setelah dievakuasi, jenazah Makhrus diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.

Peristiwa Jenazah Warga Kraton Ditemukan di Sungai Welang Polisi Sebut Murni Musibah ini menjadi pengingat bagi warga, terutama lansia dengan kondisi kesehatan rentan, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *