Pasuruan Terkini – Prigen Coffee Fest 2026 bukan sekadar kompetisi. Kegiatan ini menjadi pintu masuk untuk mendorong budaya, UMKM, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Pasuruan. Bukan Sekadar Kompetisi Prigen Coffee Fest 2026 Dorong Budaya UMKM dan Ekonomi Kreatif menjadi semangat yang diusung dalam setiap rangkaian acaranya.
Gelaran tersebut mulai diperkenalkan lewat kegiatan Caping Gunung Road to Prigen Coffee Fest 2026. Acara pra-event ini berlangsung pada Senin, 21 September 2026. Kegiatan itu menjadi pemantik menuju festival kopi yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas, media, content creator, sponsor, serta para pegiat kopi.
Pra-event tersebut tidak hanya menjadi pemanasan menuju festival. Kegiatan itu juga menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai dunia kopi. Mulai dari teknik pembuatan hingga penyajian kopi menjadi materi yang dibahas dalam kegiatan tersebut.
Kolaborasi Lintas Sektor
Sejumlah coffee partner, media, content creator, dan sponsor turut terlibat. Salah satunya Donny Kusuma, seorang beverage expert yang juga dipercaya menjadi salah satu juri dalam kompetisi es kopi susu.
Donny mengatakan, kompetisi kopi tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang. Lebih dari itu, kompetisi dapat menjadi ruang bagi peserta untuk belajar, mengevaluasi kemampuan, sekaligus mengembangkan kreativitas dalam meracik minuman.
“Minuman yang enak itu minuman yang seimbang,” ujar Donny, Senin (21/9/2026).
Ia menambahkan, kemampuan menghasilkan racikan kopi yang seimbang tidak bisa diperoleh secara instan. Peserta harus banyak berlatih dan melakukan berbagai percobaan dengan perbandingan bahan yang berbeda hingga menemukan komposisi yang sesuai.
Perkuat Ekosistem Kopi dari Hulu hingga Hilir
Sementara itu, Direktur CV Abipraya Cempaka Anggeng, Tri Cahyono Putra mengatakan, Prigen Coffee Fest 2026 tidak hanya diarahkan sebagai ajang kompetisi kopi.
“Kami ingin mendorong budaya, UMKM, dan ekonomi kreatif,” kata Tri.
Ia berharap keterlibatan media dapat membantu memperluas pengenalan terhadap potensi lokal Kabupaten Pasuruan. Potensi tersebut tidak hanya berasal dari sektor kopi, tetapi juga pariwisata serta berbagai produk kreatif yang dihasilkan masyarakat.
“Potensi lokal perlu terus dikenalkan, mulai dari kopi, wisata, sampai produk kreatif,” ujarnya.
Musik hingga Kompetisi Ramaikan Festival
Prigen Coffee Fest 2026 nantinya juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung. Sejumlah penampilan musik telah disiapkan untuk memberikan warna dalam festival tersebut.
Di antaranya penampilan Alternative Rockopi, NoeCoustik, dan Tropical Forest.
Dengan konsep yang memadukan kopi, komunitas, UMKM, ekonomi kreatif, budaya, dan hiburan, Prigen Coffee Fest 2026 diharapkan menjadi ruang pertemuan bagi para pelaku industri kopi sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi lokal Prigen dan Kabupaten Pasuruan kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui Bukan Sekadar Kompetisi Prigen Coffee Fest 2026 Dorong Budaya UMKM dan Ekonomi Kreatif, ajang ini diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan sesaat. Festival ini menjadi langkah nyata memperkuat ekosistem kopi sekaligus mengangkat potensi daerah ke panggung yang lebih luas.









