Pasuruan Terkini – Lima Desa Juara Kampung Pancasila Kabupaten Pasuruan Terima Hadiah Tunai dari Bupati Rusdi saat Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097. Penyerahan berlangsung di atas panggung pada Jumat, 18 September 2026. Total hadiah tunai mencapai Rp47 juta bagi lima desa terbaik.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyerahkan langsung piala dan penghargaan kepada para kepala desa pemenang. Ajang ini menjadi puncak rangkaian peringatan hari jadi kabupaten yang menginjak usia ke-1097.
Daftar Pemenang dan Besaran Hadiah
Lomba Kampung Pancasila edisi kedua ini menetapkan lima desa sebagai peraih penghargaan. Berikut rincian pemenang beserta hadiah tunai yang diterima:
- Juara 1: Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur — Rp15 juta.
- Juara 2: Desa Kebotohan, Kecamatan Kraton — Rp12 juta.
- Juara 3: Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen — Rp10 juta.
- Juara Harapan 1: Desa Penunggul, Kecamatan Nguling — Rp5 juta.
- Juara Harapan 2: Desa Karangasem, Kecamatan Wonorejo — Rp5 juta.
Kelima kepala desa dipanggil naik ke panggung untuk menerima penghargaan secara langsung. Momen Lima Desa Juara Kampung Pancasila Kabupaten Pasuruan Terima Hadiah Tunai dari Bupati Rusdi saat Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097 itu disaksikan sejumlah tamu undangan dan tim media.
Apresiasi Bupati atas Pengamalan Nilai Pancasila
Rusdi Sutejo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemenang. Menurutnya, keberhasilan menjadi Kampung Pancasila bukan sekadar kemenangan dalam perlombaan. Prestasi itu mencerminkan kehidupan masyarakat yang menjunjung kebersamaan, toleransi, gotong royong, dan nilai kebangsaan.
Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap desa yang mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam keseharian warga. Pemerintah kabupaten berharap capaian tersebut menginspirasi desa lain di wilayah Pasuruan.
Juri Dorong Kampung Pancasila Lebih Dikenal
Jajaran juri turut memberikan apresiasi. Hadir di antaranya juri dari FPK, Ahmad Bayhaqi Kadmi yang akrab disapa Gus Bay, serta Dovik Sudarmanto dari unsur TNI. Gus Bay mengucapkan selamat kepada para pemenang dan menekankan pentingnya memperkenalkan Kampung Pancasila secara lebih luas.
Ia menyebut edisi kedua ini layak diviralkan karena kelima juara dinilai cakap membuat film kampung Pancasila. Aspek editing, tema konten, dan plot cerita menjadi penilaian sebelum tim juri turun ke lapangan untuk pembuktian. Menurutnya, film karya lima juara tersebut harus ditonton banyak orang karena Kabupaten Pasuruan menampilkan Kampung Pancasila yang natural dan harmoni.
Kades Ngadirejo Persembahkan Kemenangan untuk Warga
Kepala Desa Ngadirejo, Mulyono, mengaku bahagia dan bangga setelah desanya ditetapkan sebagai Juara 1. Ia hadir didampingi istri dan tim media. Mulyono menegaskan penghargaan itu merupakan hasil kebersamaan seluruh warga.
“Bahagia, bangga. Kemenangan ini adalah untuk warga Desa Ngadirejo,” ujar Mulyono. Bagi pemerintah desa, penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kehidupan masyarakat yang selama ini menjaga kerukunan dan nilai-nilai Pancasila dalam keseharian.
Camat Tutur Nilai Ngadirejo Layak Juara
Camat Tutur, Hendi, yang hadir bersama istrinya, menilai Desa Ngadirejo memang memiliki potensi dan karakter masyarakat yang membuatnya layak meraih Juara 1. Ia menyoroti kehidupan Pancasila warga serta keberadaan minuman Carica, satu-satunya minuman khas Tutur di Kabupaten Pasuruan.
Win Hendi menambahkan, Desa Ngadirejo pantas mendapat penghargaan karena kehidupan harmonis dan budaya masyarakatnya tumbuh secara alami. Keramahan, kehangatan, toleransi, dan seni budaya asli desa itu dinilai bukan sesuatu yang dibuat-buat. Nilai tersebut telah menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar penampilan saat perlombaan.
Rangkaian Lima Desa Juara Kampung Pancasila Kabupaten Pasuruan Terima Hadiah Tunai dari Bupati Rusdi saat Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097 menjadi penutup rangkaian peringatan hari jadi. Momentum ini menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila dapat tumbuh dari kehidupan masyarakat di tingkat desa.













