Pasuruan Terkini – Kehadiran Pekan Raya Pasuruan Wakil Ketua DPRD Muhammad Zaini Borong Produk UMKM KOMPPAK menjadi sorotan tersendiri pada hari kelima gelaran tersebut, Jumat (25/9/2026). Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan itu menyambangi stan Komunitas Perempuan Pengusaha Aktif dan Kreatif (KOMPPAK) di sela peninjauannya.
Tanpa banyak bicara, Zaini langsung membeli aneka produk khas Kabupaten Pasuruan yang dipajang di stan tersebut. Langkah itu dinilai sebagai dukungan nyata bagi pelaku industri kecil dan menengah agar terus tumbuh di tengah ketatnya persaingan usaha.
“Ini bentuk wujud nyata saya ingin mendorong pelaku IKM UMKM maju dan berkembang di tengah-tengah persaingan,” ujar Muhammad Zaini kepada media, Sabtu (26/9/2026).
Kunjungan berlangsung spontan dan disambut hangat para pengurus serta pelaku usaha yang sedang berjaga di stan. Suasana pertemuan pun cair, tidak sekadar seremonial. Zaini turut berdialog soal perkembangan UMKM di Kabupaten Pasuruan.
Respons Pengurus KOMPPAK
Pengurus KOMPPAK, Naning Sulistyaningsih, mengaku kaget dengan kedatangan orang nomor dua di DPRD Kabupaten Pasuruan itu. Menurutnya, kehadiran tersebut menjadi kejutan tersendiri bagi para pelaku UMKM yang tengah berjualan.
Naning menilai sosok Muhammad Zaini mudah bergaul dan akrab dengan para pengusaha kecil. Ia pun menyebut komunikasi yang terjalin berlangsung santai.
“Beliau humble, ramah, humoris. Kemarin juga tanya harapan ke depannya buat KOMPPAK,” kata Naning.
Dalam kesempatan itu, Naning menyampaikan harapan agar pelaku UMKM Kabupaten Pasuruan memperoleh perhatian dan pendampingan yang lebih kuat. Dengan begitu, kapasitas usaha mereka bisa meningkat dan naik kelas.
“UMKM Kabupaten Pasuruan lebih butuh lagi sentuhan dan lebih diperhatikan supaya bisa naik kelas,” ungkapnya.
Ia juga berharap ruang komunikasi dan kolaborasi antara KOMPPAK dan pemangku kebijakan di Kabupaten Pasuruan semakin luas. Menurutnya, dialog semacam itu penting agar informasi seputar UMKM tersalurkan dengan baik.
“Ditunggu kedatangan ke KOMPPAK untuk sharing info terkait UMKM yang ada di Kabupaten Pasuruan,” lanjut Naning.
Wadah Pengusaha Perempuan
Pengurus KOMPPAK asal Grati, Nuruzzakiah, menjelaskan bahwa komunitas ini menjadi ruang berkumpul bagi perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Pasuruan. Di sana mereka saling terhubung, berbagi pengalaman, sekaligus mengembangkan bisnis masing-masing.
Nuruzzakiah menyebut usia KOMPPAK baru sekitar tiga tahun. Meski tergolong muda, pertumbuhannya dinilai cukup pesat. Dukungan Ketua KOMPPAK, Hj. Rusti Widayati, menjadi salah satu faktor penguat perkembangan komunitas tersebut.
“Ketua KOMPPAK Ibu Hj. Rusti Widayati, pemilik Kurma Park, Saygon dan banyak lagi usahanya, beliau sangat support sekali buat KOMPPAK. Meski baru berusia tiga tahun, pertumbuhannya sangat pesat dan makin melesat,” ujar Nuruzzakiah.
Ruang Dialog dengan Wakil Rakyat
Kunjungan Muhammad Zaini berubah menjadi ruang dialog antara pelaku UMKM dan wakil rakyat. Berbagai aspirasi mengemuka, mulai dari kebutuhan pendampingan hingga dukungan agar usaha kecil mampu naik kelas.
Kehadiran Pekan Raya Pasuruan Wakil Ketua DPRD Muhammad Zaini Borong Produk UMKM KOMPPAK menunjukkan bahwa pameran daerah bisa menjadi jembatan antara pengusaha dan pembuat kebijakan. Momen itu sekaligus menegaskan posisi UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.
Di tengah persaingan pasar yang makin ketat, ruang promosi seperti Pekan Raya Pasuruan diharapkan membuat produk lokal semakin dikenal masyarakat. Peluang pasar yang lebih luas pun terbuka bagi pelaku UMKM Kabupaten Pasuruan.
Langkah kecil memborong dagangan di stan KOMPPAK dinilai menjadi sinyal bahwa dukungan terhadap UMKM tidak selalu berbentuk kebijakan formal. Kehadiran Pekan Raya Pasuruan Wakil Ketua DPRD Muhammad Zaini Borong Produk UMKM KOMPPAK memperlihatkan bagaimana seorang pejabat bisa terlibat langsung dalam ekosistem usaha rakyat.
Ke depan, kolaborasi antara komunitas seperti KOMPPAK dan pemangku kebijakan diharapkan terus menguat. Harapan utamanya sederhana, yaitu UMKM Kabupaten Pasuruan mampu tumbuh, berdaya saing, dan naik kelas.









