Pasuruan Terkini – MTs Negeri 1 Pasuruan Lahirnya Madrasah Anti-Bullying melalui Pelantikan Anggota OSIM Periode 2026-2027 menjadi penanda komitmen baru lembaga tersebut dalam menekan praktik perundungan. Pelantikan berlangsung bersamaan dengan upacara bendera pada 5 Oktober 2026 di lapangan madrasah. Prosesi itu sekaligus mengukuhkan ketua dan wakil ketua OSIM hasil pemilihan sebelumnya.
Petugas upacara yang memimpin jalannya prosesi berasal dari siswa dan siswi kelas IX-K. Sebelum bertugas, mereka menjalani latihan intensif bersama tim pelatih selama beberapa hari. Hal serupa dilakukan para calon anggota OSIM periode 2026-2027 yang menunjukkan ketegaran serta tanggung jawab penuh selama masa persiapan.
Jalur Pemilihan dan Visi Anti-Bullying
Pemilihan pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIM 2026-2027 digelar pada 26 September 2026 di musala timur dengan sistem e-voting. Hasil penghitungan suara menempatkan paslon nomor 1 pada perolehan tertinggi. Pasangan tersebut mengusung visi menciptakan lingkungan madrasah yang bebas dari bullying.
OSIM MTs Negeri 1 Pasuruan memiliki motto Cerdas dalam Berfikir, Tegas dalam Bertindak, dan Santun dalam Berakhlak. Organisasi ini berada di bawah bimbingan Tim Pengembangan OSIM yang diketuai Masita Yektiningrum, S.E., M.Pd. Yasir S.Ag., M.Pd.I. bertindak sebagai pengarah, Rohimin S.Pd., M.Pd.I. sebagai penanggung jawab, Muhammad Jamaluddin, S.Pd. sebagai sekretaris, dan Qoniatur Rizqiyah S.Pd., M.Pd. sebagai bendahara. Posisi anggota tim diisi Achmad Zainul Arif, Hijriyatun S.Pd.I., serta Silvia Eka Rini S.Pd., M.Pd.
Berkat kerja keras tim pembina dan semangat para calon anggota, terbentuklah organisasi yang dinilai bermutu, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. MTs Negeri 1 Pasuruan Lahirnya Madrasah Anti-Bullying melalui Pelantikan Anggota OSIM Periode 2026-2027 juga menegaskan arah kebijakan madrasah yang lebih tegas terhadap perundungan.
Prosesi Pelantikan dan Ikrar
Dalam barisan upacara, para calon anggota OSIM berdiri di depan dengan mengenakan almamater organisasi. Mereka diproyeksikan membentuk karakter baru bagi warga madrasah, menghadirkan perubahan positif, serta menjalankan kebijakan anti-bullying yang jelas dan tegas. Sebanyak 10 ikrar dibacakan Yasir S.Ag., M.Pd.I. dan ditirukan seluruh anggota OSIM untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab.
Serah terima jabatan dari pengurus periode 2025-2026 kepada pengurus 2026-2027 ditandai penandatanganan surat perjanjian. Dokumen itu ditandatangani kepala madrasah, Masita Yektiningrum S.E., M.Pd. selaku ketua Tim Pengembangan OSIM, Achmad Alfian Fardiansyah selaku ketua OSIM 2025-2026, dan Muhammad Akmal Al-Ghifari selaku ketua OSIM 2026-2027.
Madrasah resmi melantik Muhammad Akmal Al-Ghifari sebagai ketua OSIM dan Kinani Khuzaimah sebagai wakil ketua OSIM. Jejak kepengurusan sebelumnya di bawah Achmad Alfian Ferdiansyah dan Dania Nuzlan Rizqia tercatat memberikan perubahan bertahap di madrasah.
Harapan Lingkungan Madrasah yang Aman
Yasir S.Ag., M.Pd.I. berpesan agar seluruh pengurus dan anggota OSIM amanah serta memegang tanggung jawab sesuai ikrar yang dibacakan. Ia juga meminta mereka menjaga nama baik dan menjunjung tinggi almamater OSIM demi mewujudkan visi misi yang disampaikan saat orasi ilmiah. Dalam menjalankan kegiatan, OSIM diminta berpegang teguh pada aturan madrasah.
Melalui pelantikan ini, visi misi utama mengurangi angka bullying di lingkungan madrasah disertai harapan besar atas gerakan anti-bullying yang diikuti seluruh warga madrasah. Momentum 5 Oktober 2026 menjadi pendorong lahirnya lingkungan madrasah yang nyaman dan aman. MTs Negeri 1 Pasuruan Lahirnya Madrasah Anti-Bullying melalui Pelantikan Anggota OSIM Periode 2026-2027 diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan.













