Wisata  

Lumajang, Magnet Wisata Alam yang Bikin Candu Keindahan Alam Hipnotis WNA

Portal Berita Pasuruan Terkini
Gambar Thumbnail Default Pasuruan Terkini

Pasuruan Terkini – Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kini menjadi salah satu destinasi yang mencuri perhatian wisatawan mancanegara. Pesona alamnya disebut-sebut bikin candu keindahan alam hipnotis WNA betah berlama-lama di Lumajang. Daya tarik inilah yang membuat sejumlah orang asing memilih tinggal dan menjelajah lebih lama di kawasan tersebut.

Catatan Kantor Imigrasi menunjukkan sebanyak 18 warga negara asing memegang izin tinggal resmi di Lumajang. Namun, angka itu dinilai belum menggambarkan keseluruhan kehadiran orang asing, terutama pelancong yang memakai izin tinggal kunjungan.

Kasubsi Intelijen Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jember, Adi Bambang Guritno, mengungkapkan bahwa tujuan utama kedatangan mereka umumnya adalah berwisata. Menurutnya, potensi pariwisata Lumajang memang luar biasa dan telah dikenal hingga mancanegara.

Ia menyebut sejumlah destinasi andalan, seperti Tumpak Sewu, jalur menuju Bromo, serta pantai-pantai di pesisir Lumajang. Keindahan itulah yang membuat kawasan ini seolah bikin candu keindahan alam hipnotis WNA betah berlama-lama di Lumajang.

Dari sisi data keimigrasian, kepemilikan izin tinggal resmi didominasi warga negara China dan Malaysia. Kedua negara itu menempati jumlah terbanyak di antara 18 WNA yang tercatat secara administratif.

Meski demikian, pendataan wisatawan asing pemegang Izin Tinggal Kunjungan (ITK) menghadapi tantangan tersendiri. Mobilitas tinggi membuat keberadaan mereka sulit dipastikan hanya dari data izin tinggal di satu wilayah.

“Untuk ITK, kami tidak bisa memastikan langsung jumlahnya. Sebab, mereka bergerak mobile dari satu tempat ke tempat lain,” ujar Adi, Senin (28/9/26).

Pernyataan itu menegaskan bahwa arus kunjungan wisatawan asing bersifat dinamis. Mereka datang, berpindah, dan melanjutkan perjalanan ke daerah lain dalam satu rangkaian kunjungan.

Kendati demikian, fenomena tersebut justru memperlihatkan bahwa Lumajang memiliki magnet kuat di mata pelancong global. Kombinasi air terjun megah, lanskap pegunungan, dan garis pantai menjadi alasan utama.

Bagi sebagian wisatawan, pengalaman menikmati alam Lumajang disebut memberikan kesan mendalam. Suasana yang masih asri dan pemandangan dramatis membuat mereka ingin memperpanjang masa tinggal.

Kondisi ini turut berdampak pada sektor pendukung, seperti akomodasi, jasa pemandu, dan usaha kuliner lokal. Kehadiran wisatawan asing membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Pemerintah daerah dan pengelola destinasi pun dituntut menjaga kualitas layanan serta kelestarian lingkungan. Dengan begitu, daya tarik yang bikin candu keindahan alam hipnotis WNA betah berlama-lama di Lumajang dapat terus terjaga.

Ke depan, sinergi antara pengelola wisata, aparat keimigrasian, dan warga menjadi kunci. Pendataan yang rapi sekaligus promosi yang tepat diharapkan memperkuat posisi Lumajang di peta pariwisata internasional.

Pada akhirnya, pesona alam menjadi duta terbaik daerah. Selama keindahannya terawat, Lumajang akan terus memikat siapa pun yang datang, termasuk wisatawan mancanegara yang enggan cepat pulang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *