Pasuruan Terkini – BANGIL – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil hadir dalam Rapat Kerja Komisi XIII DPR RI yang dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Malang, Senin, 12 Oktober 2026. Forum ini menjadi salah satu upaya memperkuat sinergi antara legislatif dan jajaran pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas layanan publik.
Rapat kerja tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali, serta para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur. Kehadiran Rutan Bangil Hadiri Rapat Kerja Komisi XIII DPR RI Bahas Penguatan Pemasyarakatan ini menunjukkan komitmen instansi dalam mendukung koordinasi kelembagaan yang lebih erat.
Agenda rapat mencakup pembahasan sejumlah isu strategis terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Para peserta diminta menyampaikan aspirasi, melakukan evaluasi menyeluruh, serta memperkuat kebijakan agar implementasinya di lapangan dapat berjalan optimal.
Beberapa aspek kunci yang menjadi sorotan dalam rapat meliputi peningkatan mutu pelayanan, pelaksanaan pembinaan warga binaan, hingga penguatan keamanan dan ketertiban di seluruh rutan maupun lembaga pemasyarakatan. Selain itu, pertemuan ini juga ditujukan untuk menyelaraskan arah kebijakan pemerintah pusat dengan tugas jajaran pemasyarakatan di tingkat daerah.
Kepala Rutan Kelas IIB Bangil, Yanuar, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam forum tersebut merupakan wujud dukungan terhadap penguatan koordinasi dan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Menurut Yanuar, forum ini juga memberikan kesempatan bagi jajaran UPT untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah kebijakan dan prioritas penyelenggaraan pemasyarakatan secara menyeluruh.
Yanuar进一步强调,Rutan Bangil berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan kebijakan pemasyarakatan secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan kebijakan pemasyarakatan secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.
Keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan sangat bergantung pada sinergi kuat antara para pemangku kebijakan dan petugas pelaksana di lapangan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan kondisi yang aman, tertib, dan berintegritas di seluruh unit kerja pemasyarakatan.
Dengan partisipasi aktif dalam rapat kerja tingkat nasional seperti ini, Rutan Bangil dan instansi sejenisnya mendapatkan masukan berharga yang dapat diimplementasikan dalam operasional sehari-hari. Hasil dari Rapat Kerja Komisi XIII DPR RI ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi perbaikan sistem pemasyarakatan secara keseluruhan di Indonesia.













