Khofifah Hadirkan Pasar Murah di Lumbang untuk Warga Terdampak Kekeringan

Khofifah Hadirkan Pasar Murah di Lumbang untuk Warga Terdampak Kekeringan
Khofifah Hadirkan Pasar Murah di Lumbang untuk Warga Terdampak Kekeringan

Pasuruan Terkini – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang tengah dilanda kekeringan. Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan air bersih, Khofifah kini menggelar pasar murah di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (6/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam mengendalikan inflasi dan memperkuat ketahanan pangan di tengah musim kemarau panjang.

Pasar murah yang digelar di Lapangan Lumbang (Koramil), Desa Cukurguling, ini mendapat sambutan antusias dari warga. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, jauh di bawah harga pasar. Kehadiran Khofifah langsung di lokasi menambah semangat warga yang berbondong-bondong berbelanja.

Dalam kegiatan tersebut, Khofifah tidak hanya memantau jalannya pasar murah, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga. Ia menyerahkan bantuan beras SPHP kepada puluhan warga lanjut usia serta membagikan paket sembako gratis. Tak lupa, anak-anak yang hadir juga mendapat paket mainan sebagai bentuk perhatian.

Intervensi Pemerintah untuk Meringankan Beban Masyarakat

Khofifah menegaskan bahwa pasar murah merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga pangan, terutama di tengah kondisi kekeringan yang melanda. “Pasar murah ini rutin kita lakukan. Hari ini di Lumbang yang kebetulan sedang menderita kekeringan. Tadi kita sudah memberikan bantuan air bersih, dan sekarang disusul dengan pasar murah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Beberapa komoditas yang dijual antara lain beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium SPHP Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, dan tepung terigu Rp10.000 per kilogram. Selain itu, gula pasir dijual Rp14.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp6.000 per 250 gram, paket cabai Rp5.000 per 200 gram, telur ayam ras Rp20.000 per pak, serta daging ayam ras Rp32.000 per pak.

Pasar murah juga menampilkan berbagai produk industri kecil dan menengah (IKM) Jawa Timur, sehingga turut mendukung pelaku usaha lokal.

Apresiasi Warga terhadap Pasar Murah

Kehadiran pasar murah ini mendapat respons positif dari warga. Bawon (47), yang datang bersama saudaranya, Nunung Sri Astuti (46), mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan pasar murah. “Saya selama ini tidak pernah dapat bantuan, baru kali ini merasakan. Dan baru pertama ini juga belanja di pasar murah. Alhamdulillah tadi diberi beras gratis langsung dari Bu Khofifah,” kata Bawon.

Hal senada disampaikan Nunung Sri Astuti. Ia mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Gubernur Khofifah sekaligus menerima bantuan beras. “Terima kasih, Bu Khofifah. Saya senang sekali. Tadi waktu dapat beras, juga sempat salaman langsung. Baik sekali. Mudah-mudahan sehat terus, Bu Khofifah,” pungkasnya.

Khofifah menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama kemarau panjang. “Kita memang sedang mengalami kemarau lumayan panjang. Saya mengerti betapa sulitnya ini untuk masyarakat. Mudah-mudahan, dengan bantuan dan intervensi pemerintah, beban masyarakat bisa sedikit berkurang,” ungkapnya.

Di tengah kondisi tersebut, Khofifah juga mengajak masyarakat memperkuat semangat gotong royong. Menurutnya, kepedulian antarwarga sangat dibutuhkan ketika sebagian masyarakat sedang menghadapi kesulitan. Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan warga terdampak kekeringan dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan harga terjangkau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *