Gus Kikin Janji Takkan Lupakan PWNU Jatim, Siap Mampir Rutin

Gus Kikin Janji Takkan Lupakan PWNU Jatim, Siap Mampir Rutin
Gus Kikin Janji Takkan Lupakan PWNU Jatim, Siap Mampir Rutin

Pasuruan Terkini – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, menegaskan komitmennya untuk tidak melupakan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Meskipun kini tugas utamanya berada di Jakarta, Gus Kikin berjanji akan tetap menjalin kedekatan dengan PWNU Jatim, termasuk dengan rutin mengunjungi kantornya.

Gus Kikin Janji Takkan Lupakan PWNU Jatim disampaikan langsung di hadapan jajaran pengurus dan pengelola kantor PWNU Jatim pada acara tasyakuran dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (25/2/2025). Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur karena muktamar berjalan lancar dan keputusan PWNU Jatim yang menugaskannya sebagai ketua umum juga membuahkan hasil.

“Saya bersyukur muktamar berjalan lancar dan keputusan PWNU Jatim menugasi saya juga sukses, namun saya tidak akan melupakan Jatim, meski saya akan banyak waktu di Jakarta,” ujar Gus Kikin di Kantor PWNU Jatim, Surabaya.

Gus Kikin menyadari bahwa dirinya menjadi pimpinan PBNU atas penugasan dari PWNU Jatim. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk tetap hadir di tengah-tengah pengurus dan warga NU Jawa Timur. Ia bahkan berjanji akan menyempatkan diri untuk singgah ke Kantor PWNU Jatim secara rutin.

“Saya akan tetap mengupayakan mampir, mungkin satu bulan sekali saat hari Selasa,” katanya, disambut antusias para hadirin. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Gus Kikin Janji Takkan Lupakan PWNU Jatim bukan sekadar retorika, melainkan wujud nyata dari rasa tanggung jawab moral kepada daerah yang telah mengantarnya ke kursi pimpinan tertinggi NU.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim, KH Abdul Matin Jawahir, juga menyampaikan rasa syukur atas kelancaran Muktamar ke-35 NU yang digelar di Tambakberas, Jombang. Ia menilai keberhasilan mengantarkan Ketua PWNU Jatim menjadi Ketua Umum PBNU merupakan prestasi besar bagi warga NU Jawa Timur.

“Bukan hanya itu (terpilihnya Gus Kikin), tapi perjuangan PWNU Jatim untuk pemilihan pimpinan PBNU, baik Rais Aam maupun Ketua Umum PBNU, melalui AHWA (Ahlul Halli Wal Aqdi) juga berhasil, setelah Muktamar 2015 hanya AHWA untuk Rais Aam,” jelas KH Abdul Matin Jawahir.

Pemberlakuan mekanisme AHWA dalam muktamar kali ini menjadi tonggak penting dalam proses demokrasi di lingkungan NU. Dengan AHWA, pemilihan pimpinan NU dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat, bukan lagi melalui pemilihan langsung. Hal ini juga menandai bahwa mandataris tunggal dalam muktamar adalah Rais Aam PBNU.

Keberhasilan PWNU Jatim dalam mengusung kader terbaiknya menjadi ketua umum PBNU diharapkan dapat membawa angin segar bagi perkembangan organisasi ke depan. Gus Kikin yang dikenal sebagai ulama muda yang dekat dengan masyarakat diharapkan mampu merawat tradisi NU sekaligus beradaptasi dengan tantangan zaman.

Komitmen Gus Kikin untuk terus bersilaturahmi dengan PWNU Jatim juga dinilai sebagai langkah positif untuk menjaga soliditas organisasi. Dengan sering bertatap muka, diharapkan program-program PBNU dapat selaras dengan kebutuhan di tingkat wilayah, khususnya Jawa Timur yang selama ini menjadi basis kekuatan NU.

Para pengurus PWNU Jatim pun menyambut baik pernyataan Gus Kikin. Mereka berharap hubungan emosional antara pengurus pusat dan wilayah tetap terjaga, sehingga cita-cita bersama untuk memajukan umat dapat terwujud. Gus Kikin Janji Takkan Lupakan PWNU Jatim menjadi modal berharga bagi kebersamaan di masa mendatang.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Nahdlatul Ulama diharapkan semakin kokoh dalam menghadapi berbagai dinamika sosial keagamaan. Gus Kikin, yang juga dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 Benda, Sirampog, Brebes, memiliki tanggung jawab besar untuk membawa NU ke arah yang lebih baik di bawah kepemimpinannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *