Pemkab Pasuruan Bangun 32 Tandon Permanen Guna Hadapi Musim Kekeringan

Portal Berita Pasuruan Terkini
Gambar Thumbnail Default Pasuruan Terkini

Pasuruan Terkini – Pemkab Pasuruan Bangun 32 Tandon Permanen Guna Hadapi Musim Kekeringan di 15 desa rawan krisis air. Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan penampungan air saat bantuan tiba, sekaligus memastikan ketersediaan air bersih bagi warga.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus Wicaksono, menjelaskan bahwa pembangunan tandon air ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menanggulangi dampak kekeringan yang kerap melanda wilayahnya. Dengan adanya tandon permanen, diharapkan warga dapat menyimpan air lebih banyak ketika musim kemarau tiba.

Pembangunan 32 tandon air permanen ini tersebar di 15 desa yang selama ini paling rentan mengalami krisis air bersih. Keberadaan tandon ini akan menjadi infrastruktur penting untuk menampung air hujan maupun pasokan air dari pihak ketiga.

Pemkab Pasuruan Bangun 32 Tandon Permanen Guna Hadapi Musim Kekeringan sebagai solusi jangka panjang. Sebelumnya, warga sering bergantung pada penampungan sementara yang kurang efektif. Kini, dengan tandon permanen, kapasitas penyimpanan air menjadi lebih besar dan lebih awet.

Desa-desa yang menjadi sasaran program ini dipilih berdasarkan data kerawanan kekeringan yang dikeluarkan oleh BPBD setempat. Prioritas diberikan pada daerah yang paling sering mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau.

Pembangunan tandon ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan warga pada suplai air dari luar. Dengan cadangan air yang cukup, aktivitas sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan memasak tidak akan terganggu.

Eko menambahkan, pihaknya akan memastikan kualitas tandon yang dibangun sesuai standar. Material yang digunakan dipilih yang kuat dan tahan lama, sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu panjang.

Dengan adanya 32 tandon permanen ini, Pemkab Pasuruan berharap dampak kekeringan dapat diminimalisir. Warga di 15 desa rawan krisis air kini memiliki fasilitas penampungan yang layak untuk menghadapi musim kemarau.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Pasuruan dalam meningkatkan infrastruktur dasar bagi masyarakat. Selain tandon air, pemerintah juga akan terus berupaya mengatasi permasalahan air bersih di daerah lain yang membutuhkan.

Ke depan, pembangunan tandon serupa mungkin akan diperluas ke desa-desa lain yang juga rawan kekeringan. Hal ini tentu membutuhkan koordinasi dan anggaran yang memadai, namun upaya ini dianggap penting untuk kesejahteraan warga.

Warga di desa sasaran pun menyambut baik langkah ini. Mereka berharap dengan adanya tandon permanen, mereka tidak perlu lagi khawatir kehabisan air saat musim kemarau melanda.

Pemkab Pasuruan Bangun 32 Tandon Permanen Guna Hadapi Musim Kekeringan merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Semoga program ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *