Ayik Suhaya Tegas Jangan Biarkan Dugaan Premanisme Rusak Iklim Investasi di Pasuruan!

Ayik Suhaya Tegas Jangan Biarkan Dugaan Premanisme Rusak Iklim Investasi di Pasuruan!
Ayik Suhaya Tegas Jangan Biarkan Dugaan Premanisme Rusak Iklim Investasi di Pasuruan!

Pasuruan Terkini – Pasuruan telah menunjukkan komitmennya sebagai kawasan investasi unggulan di Jawa Timur, namun kehadiran dugaan premanisme yang menargetkan investor lokal menjadi perhatian serius. Ayik Suhaya Tegas Jangan Biarkan Dugaan Premanisme Rusak Iklim Investasi di Pasuruan! Wakil Gubernur LIRA Jawa Timur ini langsung turun ke lapangan pada Kamis (22/10/2026) untuk menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pihak pabrik smelter di kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang atau PIER.

Kedatangan Ayik Suhaya dibarengi dengan dialog bersama Humas perusahaan, Rama, yang bertujuan meredakan ketegangan. Namun, persoalan yang muncul tidak berhenti pada hubungan masyarakat dengan pihak pabrik. Yang lebih mengkhawatirkan adalah adanya dugaan intimidasi dari sejumlah supplier terhadap investor yang beroperasi di kawasan industri tersebut.

Rama mengungkapkan bahwa kehadiran aparat Brigade Mobil atau Brimob di lingkungan perusahaan bukan dimaksudkan untuk menakut-nakuti warga sekitar. Justru, pengamanan tersebut diperlukan karena perusahaan sebelumnya menghadapiancaman dari supplier yang memaksakan kehendak memasukkan barang dengan harga kesepakatan sepihak. Ketika penolakan datang, supplier tersebut dikabarkan mengancam dengan cara-cara yang mengarah pada praktik premanisme.

Ayik Suhaya Tegas Jangan Biarkan Dugaan Premanisme Rusak Iklim Investasi di Pasuruan! Menurutnya, semua persoalan di lingkungan industri harus diselesaikan melalui jalur dialog dan keterbukaan, bukan dengan kekerasan atau intimidasi. Investor harus merasa aman dan nyaman berinvestasi di wilayah ini karena keamanan dan kenyamanan mereka adalah prioritas utama.

Menyoroti komitmen penyerapan tenaga kerja, Rama menyebutkan bahwa perusahaan menargetkan 60 persen pegawai berasal dari masyarakat sekitar. Sementara 40 persen sisanya dialokasikan untuk kebutuhan manajemen dan tenaga kerja dengan keahlian khusus yang belum tersedia di tingkat lokal. Ayik Suhaya Tegas Jangan Biarkan Dugaan Premanisme Rusak Iklim Investasi di Pasuruan! Menekankan bahwa komitmen ini harus diwujudkan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah diadu domba oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Di sisi lain, perusahaan juga diminta membuka ruang komunikasi yang lebih luas agar setiap persoalan dapat dibahas secara terbuka tanpa menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat sekitar.

Keberadaan industri di kawasan PIER seharusnya membuka lapangan kerja, menggerakkan perekonomian lokal, dan memberikan kontribusi sosial melalui program Corporate Social Responsibility atau CSR. Keberhasilan investasi tidak hanya diukur dari banggunan pabrik yang megah, tetapi juga dari terciptanya peluang kerja, tumbuhnya ekonomi masyarakat, dan terjaganya hubungan harmonis antara perusahaan dengan lingkungan sekitarnya.

Pemerintah daerah berperan memastikan komunikasi antarpihak berjalan lancar, sementara aparat berwenang wajib menindaklanjuti setiap laporan ancaman berdasarkan bukti dan prosedur hukum yang berlaku. Ayik Suhaya Tegas Jangan Biarkan Dugaan Premanisme Rusak Iklim Investasi di Pasuruan! Mengakhiri pernyataannya bahwa kepentingan segelintir pihak tidak boleh mengganggu laju investasi, namun masyarakat juga tidak boleh hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *