Pasuruan Terkini – Sebuah peristiwa pencurian sepeda motor terjadi di Desa Prodo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, pada dini hari Minggu (25/10/2026). Peristiwa ini bermula setelah rombongan warga usai menonton karnaval sound horeg yang berlangsung semalam suntuk. Mereka pulang dengan keadaan lelah dan langsung tertidur lelap, tanpa sadar kendaraan kesayangan mereka hilang dicuri orang.
Kasus ini menimpa Wibisana, pemilik Honda Vario 150 tahun 2016 berwarna hitam dengan plat nomor N-6589-VX. Sepeda motor tersebut diparkir di area dapur belakang rumah tinggalnya yang berlokasi di Dusun Brabo, Desa Prodo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Kondisi motor lainnya, yaitu Honda PCX, masih berada di tempat yang sama saat pencurian terjadi.
Wibisana menuturkan, dirinya bersama keluarga baru pulang dari acara karnaval sound horeg sekitar pukul 23.00 WIB pada Sabtu (24/10/2026). Karena tubuh sudah terasa sangat lemas danletih, mereka memutuskan untuk langsung beristirahat tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut. Tanpa disangka, keputusan itu akhirnya berujung pada hilangnya kendaraan mereka.
Pencurian itu baru terendus sekitar pukul 03.00 WIB. Istri Wibisana yang hendak menuju kamar mandi menyadari bahwa lampu di bagian belakang rumah dalam keadaan padam dan pintu dapur terbuka lebar. Ketika diperiksa lebih dekat, salah satu sepeda motor yang sebelumnya diparkir di dapur ternyata sudah tak bersisa. Kejadian ini menjadi indikator awal bahwa ada pihak tidak bertanggung jawab yang masuk ke dalam rumah dan mengambil motor korban.
Pihak kepolisian kemudian menemukan fakta menarik di lokasi. Bagian tembok belakang rumah diketahui mengalami kerusakan atau jebol, yang menandakan bahwa pelaku mungkin masuk melalui celah tersebut sebelum berhasil membawa kabur Honda Vario 150 milik Wibisana. Temuan ini menjadi poin penting dalam penyelidikan selanjutnya.
Beruntungnya, lingkungan perumahan tersebut dilengkapi dengan kamera pengintai CCTV. Rekaman dari kamera keamanan mengungkap seorang pelaku yang terlihat membawa sepeda motor tersebut pergi sendirian. Video CCTV ini menjadi alat bukti vital yang membantu aparat dalam mengidentifikasi dan mengejar tersangka.
Hingga laporan ini disusun, tim kepolisian dari Polres Pasuruan masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyelidikan mendalam terkait kasus curanmor tersebut. Wibisana pun berharap semoga seped motor miliknya dapat segera ditemukan dan pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum.













