UKW ke-60 PWI Probolinggo Bentuk Jurnalis Profesional

UKW ke-60 PWI Probolinggo Bentuk Jurnalis Profesional
UKW ke-60 PWI Probolinggo Bentuk Jurnalis Profesional

Pasuruan Terkini – Probolinggo – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Probolinggo Raya menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan LX sebagai langkah nyata mengembangkan jurnalis berkualitas di wilayah setempat. Kegiatan itu berlangsung selama dua hari di Paiton Operation House 2, kompleks PT POMI Paiton Energy, Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Pembukaan resmi dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Diskominfo Kota Probolinggo Lucia Aries Yulianti, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota dan Kabupaten Probolinggo.

Ketua PWI Probolinggo Raya, Babul Arifandhi, menjelaskan bahwa organisasi kembali aktif sekitar tujuh tahun lalu dan telah tiga kali menyelenggarakan UKW sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kompetensi wartawan. Ia menegaskan bahwa UKW merupakan identitas seorang profesional yang harus dimiliki setiap jurnalis.

Dari sekitar 40 anggota PWI Probolinggo Raya, tercatat sebanyak 24 wartawan mengikuti UKW kali ini yang terbagi ke dalam empat kelas. Rinciannya, enam peserta mengikuti jenjang muda, 12 peserta jenjang madya, dan enam peserta kelas utama. Beberapa peserta juga menjalani peningkatan jenjang dari wartawan muda ke madya maupun dari madya ke utama.

Babul berharap modal kompetensi yang dimiliki para peserta nantinya mampu membangun Kota dan Kabupaten Probolinggo secara bersama-sama melalui pemberitaan yang konstruktif dan berkualitas.

Sejalan dengan hal itu, Lucia Aries Yulianti mengapresiasi inisiatif PWI Probolinggo Raya yang terus berupaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers melalui UKW. Ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi wartawan sangat penting agar jurnalis memiliki kemampuan jurnalistik yang baik, menjaga independensi, serta memahami tanggung jawab sosial dalam setiap pemberitaan.

Lucia menambahkan bahwa profesionalisme dan integritas merupakan bagian dari tugas serta tanggung jawab bersama. Wartawan diharapkan senantiasa berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dan menjalankan fungsi pers sebagai penyampai informasi sekaligus kontrol sosial bagi masyarakat.

Di tempat terpisah, dr. Anang Budi Yoelijanto menilai UKW tidak hanya meningkatkan kapasitas wartawan, tetapi juga memperkuat integritas dan pemahaman terhadap etika jurnalistik. Ia menyebut pers sebagai mitra strategis pemerintah yang memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi dengan masyarakat, termasuk menyampaikan kebijakan, program, dan kegiatan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Timur Lutfi Hakim menambahkan bahwa pelaksanaan UKW oleh PWI Probolinggo Raya menunjukkan posisi strategis pers dalam mendukung pembangunan dan kehidupan demokrasi di daerah. Namun, ia mengingatkan bahwa UKW tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan untuk memperoleh sertifikat. Yang lebih penting adalah penerapan kompetensi tersebut dalam pelaksanaan tugas jurnalistik sehari-hari.

Penyelenggaraan UKW ketiga kali ini juga didukung oleh sejumlah perusahaan mitra PWI Probolinggo, di antaranya PT POMI Paiton Energy, PT PLN Nusantara Power UP Paiton, Bank Jatim Cabang Kraksaan, serta PT DABN Probolinggo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *