Pasuruan Terkini – PASURUAN –Honda Beat Milik Pengunjung ANHAS Café Gempol Raib saat diparkir di area kafe tersebut pada Selasa sore, 13 Oktober 2026. Aksi pencurian ini dilakukan oleh dua orang secara terkoordinasi, yang memicu kejut bagi pelaku usaha kuliner setempat.
Kejadian bermula ketika Asmaul Chusna (46), warga Desa Sumput, Kecamatan Sidoarjo, tiba di ANHAS Café yang beralamat di Jalan Raya Dusun Bandulan, Desa Kejapanan, sekitar pukul 17.10 WIB. Ia memarkir Honda Beat merah hitam tahun 2019 dengan plat nomor W-5506-NEX sebelum memasuki kafe untuk menikmati makanan dan kopi.
Ketika kembali ke area parkir pada pukul 18.20 WIB, korban kaget mendapati motor kesayangannya sudah tak berkedudukan. Keadaan ini tentu menjadi pukulan berat mengingat kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp15 juta.
Berdasarkan rekaman CCTV, dua pelaku terlihat jelas menjalankan rencana pencurian. Salah seorang pengendara masker dan helm saat mendekati motor korban, sedangkan rekannya berjaga di sekitar lokasi. Pola ini menunjukkan bahwa tindak pidana tersebut direncanakan dengan matang, bukan dilakukan secara spontan.
| Detail | Informasi |
|---|---|
| Nama korban | Asmaul Chusna (46) |
| Alamat | Desa Sumput, Kecamatan Sidoarjo |
| Kendaraan hilang | Honda Beat 2019, merah hitam |
| Nomor polisi | W-5506-NEX |
| Estimasi kerugian | Rp15.000.000 |
| Waktu kejadian | Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 17.10–18.20 WIB |
Hingga berita ini disusun, pihak kepolisian belum mengungkap identitas pelaku. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk melacak jejak dua tersangka yang diduga terlibat dalam hilangnya Honda Beat Milik Pengunjung ANHAS Café Gempol Raib tersebut.
Kasus ini menandai peringatan penting bagi para pelaku usaha kafe dan warung kopi di seluruh Pasuruan. Pemilik tempat makan disarankan untuk menyediakan area parkir yang memadai serta memastikan kamera pengawas beroperasi dengan baik. Masyarakat juga diminta lebih selektif dalam memilih lokasi parkir kendaraan, menghindari tempat yang sepi atau kurang terpantau.
Pola pencurian berpasangan seperti kasus Honda Beat Milik Pengunjung ANHAS Café Gempol Raib memang semakin kerap terjadi. Salah satu pelaku bertugas mengalihkan perhatian atau mendekati kendaraan, sementara yang lain mengawasi lingkungannya. Cara ini membuat aksi pencurian berjalan cepat dan minim risiko tertangkap.
Korban berharap agar Honda Beat Milik Pengunjung ANHAS Café Gempol Raib dapat segera ditemukan dan para pelaku ditindak sesuai hukum yang berlaku. Kasus ini juga diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat agar tidak lengah terhadap keamanan kendaraan saat beraktivitas di tempat umum.













