KKM MI Pasuruan Bimtek Kepala Madrasah di Hotel Grand Wizz

Portal Berita Pasuruan Terkini
Gambar Thumbnail Default Pasuruan Terkini

Pasuruan Terkini – Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan peningkatan mutu bagi para kepala madrasah. Agenda bertajuk Tingkatkan Kompetensi Kepala Madrasah Tergabung KKM MI Kabupaten Pasuruan Selenggarakan Bimtek di Hotel Grand Wizz Biaya Mandiri ini berlangsung selama dua hari, 29-30 September 2026, di Grand Whiz Hotel Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Ketua KKMI Kabupaten Pasuruan sekaligus Ketua Panitia Pelaksanaan, Haryono, menyatakan kegiatan ini menjadi program peningkatan mutu dan kapasitas kepala madrasah, baik negeri maupun swasta. Pembiayaannya bersumber dari dana mandiri para peserta.

“Kegiatan ini adalah upaya untuk meningkatkan mutu dan kapasitas kepala madrasah se-Kabupaten Pasuruan, baik madrasah negeri maupun madrasah swasta,” ujar Haryono, Kamis, 1 Oktober 2026.

Dua Hari Penuh Materi dan Fasilitas

Kegiatan berlangsung dua hari dan telah memperoleh persetujuan dari Kemenag Kabupaten Pasuruan. Hadir Kasubbag TU Bahrul dan Kasi Penma Bustanul Arifin, yang membuka acara sekaligus memberikan materi.

Rangkaian acara diisi berbagai materi peningkatan kompetensi. Pemateri berasal dari Widya Iswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya, ditambah sejumlah materi pendukung lain.

Peserta memperoleh fasilitas menginap dua hari, tiga kali makan, dan dua kali coffee break. Ada pula kegiatan pendukung seperti olahraga atau senam bersama.

“Disamping mendapatkan fasilitas yang dinikmati selama 2 hari di hotel juga mendapatkan jasket untuk masing masing peserta. Belum dibagi karena pemesanan masih belum selesai,” jelas Haryono.

Iuran Mandiri Tanpa Paksaan

Haryono menegaskan pembiayaan kegiatan ini merupakan harga yang wajar. Dana tidak berasal dari pungutan yang bersifat memaksa, melainkan dari iuran peserta yang mengikuti kegiatan.

Iuran peserta mandiri sebesar Rp650.000. “Pembiayaan ini bersumber dari dana mandiri peserta termasuk seluruh panitia juga membayar, tidak ada paksaan dari manapun,” tegasnya.

Mekanisme tersebut telah disampaikan melalui ketua-ketua KKMI kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Karena bersifat mandiri dan tidak mengikat, ada kepala madrasah yang memilih tidak mengikuti.

“Ini murni secara mandiri dan tidak ada paksaan. Terbukti ada beberapa kepala madrasah yang memang tidak bisa mengikuti kegiatan ini,” jelasnya.

Dari total kepala madrasah di Kabupaten Pasuruan, kegiatan ini diikuti sekitar 270 peserta dari 304 kepala madrasah atau perwakilan dari berbagai wilayah.

Wadah Pengembangan Profesional

Haryono menjelaskan peningkatan kompetensi merupakan bagian penting dalam pengembangan profesional kepala madrasah maupun guru. Kepala madrasah dan guru tersertifikasi juga dituntut terus meningkatkan kapasitas profesionalnya.

“Ini menjadi salah satu wadah mereka meningkatkan kompetensi. Salah satu motivasi mengadakan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi sebagaimana diminta dalam ketentuan bagi guru tersertifikasi dan kepala madrasah,” terangnya.

Hal senada disampaikan Abdul Qodir, Ketua KKMI Kecamatan Beji. Ia menjelaskan kegiatan peningkatan kompetensi kepala madrasah merupakan program berkala sebagai bentuk tanggung jawab organisasi.

“Ini memang kegiatan yang terprogram secara tahunan sebagai bentuk tanggung jawab KKM untuk melayani kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi,” ujar Abdul Qodir.

Ia menegaskan keikutsertaan tidak mengikat, terlihat dari sejumlah kepala madrasah dari beberapa kecamatan yang tidak mengikuti.

“Ini program bersama, bukan programnya KKMI saja. Memang program KKMI bersama kepala madrasah se-Kabupaten Pasuruan. Namun, kegiatan ini tidak bersifat mengikat. Terbukti beberapa kecamatan ada yang tidak ikut,” jelasnya.

Abdul Qodir berharap kegiatan semacam ini tidak dipersepsikan semata berorientasi pada pembiayaan. Menurutnya, tujuan utamanya adalah memberi ruang bagi kepala madrasah meningkatkan kapasitas profesional.

“Kalau kepala madrasah, meningkatkan kompetensi itu merupakan kewajiban sebagai kepala madrasah,” tegasnya.

Panitia menegaskan kegiatan Tingkatkan Kompetensi Kepala Madrasah Tergabung KKM MI Kabupaten Pasuruan Selenggarakan Bimtek di Hotel Grand Wizz Biaya Mandiri merupakan pengembangan kompetensi dengan pembiayaan mandiri oleh peserta. Mereka juga berkomitmen menjadikan kegiatan ini bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pengelolaan madrasah di Kabupaten Pasuruan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *