Pasuruan Terkini – Peringatan HARI JADI KABUPATEN PASURUAN KE-1097 AYIK SUHAYA BERI NILAI 8 UNTUK RUSDI SUTEJO SINDIR KEPEMIMPINAN KOTA PASURUAN menjadi sorotan publik. Momentum tersebut tidak sekadar seremonial, melainkan memunculkan penilaian kepemimpinan yang cukup tajam. Ayik Suhaya, Ketua GM FKPPI sekaligus Wakil Gubernur LIRA Jawa Timur, menyampaikan apresiasi sekaligus kritiknya.
Ayik memberikan angka 8 kepada Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo. Angka itu disebut sebagai bentuk penghargaan atas kepemimpinan di Kabupaten Pasuruan. Namun, di balik angka tersebut tersimpan pesan yang tidak ringan.
Pernyataan itu kian menarik ketika Ayik membandingkan penilaiannya dengan kepemimpinan Kota Pasuruan. Kota Pasuruan disebutnya hanya mendapatkan angka 3. Perbandingan ini lantas menjadi pesan politik sekaligus kritik terbuka terhadap cara seorang kepala daerah menjalankan fungsi kepemimpinannya.
Meski demikian, penilaian tersebut merupakan pandangan pribadi Ayik. Angka itu bukan ukuran resmi kinerja pemerintah daerah. Publik pun diingatkan untuk menempatkan penilaian tersebut secara proporsional.
Bagi Ayik, pemimpin ideal adalah pemimpin yang mau mendengar keluhan masyarakat secara langsung. Ia juga harus melihat persoalan di lapangan, lalu memastikan perangkat pemerintah bergerak memberikan solusi. Hal itu disampaikannya pada 17 September 2026.
“Kalau pemimpin sering turun ke bawah, dia akan tahu apa yang sebenarnya dirasakan masyarakat. Jangan sampai persoalan di bawah berbeda dengan laporan yang diterima pimpinan,” tegasnya.
Kabupaten Pasuruan sendiri tengah memperingati Hari Jadi ke-1097 tahun 2026. Sejumlah kegiatan telah digelar Pemkab Pasuruan sebagai rangkaian peringatan tersebut. Di tengah berbagai kegiatan perayaan, pernyataan Ayik menjadi pengingat bahwa ukuran keberhasilan pemerintahan bukan hanya kemeriahan seremoni.
Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat merasakan kehadiran pemerintah. Angka 8 untuk Kabupaten Pasuruan dan 3 untuk Kota Pasuruan memunculkan pertanyaan besar. Apakah pemimpin daerah sudah benar-benar mengetahui persoalan masyarakatnya dari dekat?
Bagi masyarakat, pemimpin bukan sekadar nama yang terpampang di baliho. Pemimpin juga bukan hanya pejabat yang hadir dalam acara resmi. Pemimpin dituntut hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan.
Hari jadi boleh dirayakan dan prestasi boleh dipamerkan. Namun, suara masyarakat tetap menjadi ukuran yang tidak bisa diabaikan. Itulah pesan yang mengemuka dari HARI JADI KABUPATEN PASURUAN KE-1097 AYIK SUHAYA BERI NILAI 8 UNTUK RUSDI SUTEJO SINDIR KEPEMIMPINAN KOTA PASURUAN.













