Pasuruan Terkini – Presiden Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun menjadi sorotan utama dalam sambutan Kepala Negara di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta. Capaian itu dinilai sebagai langkah strategis menjaga aset negara agar bermanfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.
Presiden menegaskan angka tersebut bukan sekadar statistik. Dana sebesar itu, katanya, dapat dialihkan untuk mengentaskan kemiskinan, membangun rumah rakyat, memperbaiki sekolah, dan meningkatkan fasilitas kesehatan. “400 triliun kita hilangkan kemiskinan, 400 triliun berapa ribu rumah untuk rakyat, berapa ribu sekolah bisa kita perbaiki,” tuturnya.
Sebagai gambaran, pemerintah telah memperbaiki sekitar 70 ribu sekolah dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp90 triliun. Dengan kekayaan negara yang berhasil diselamatkan, kemampuan pemerintah memperbaiki sekolah dan puskesmas di seluruh Indonesia dinilai semakin besar.
Presiden Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun juga disertai sorotan terhadap penertiban tambang ilegal. Kepala Negara menyebut penyelundupan timah di Pulau Bangka telah dimitigasi dan ditertibkan dengan keras. Dampaknya, PT Timah yang sebelumnya rugi mencatat kenaikan keuntungan 900 persen dalam satu tahun.
Capaian itu disebut sebagai hasil kerja keras Satgas PKH bersama lembaga negara lain. Presiden juga menyoroti kinerja Bea Cukai yang membongkar penyelundupan bernilai triliunan rupiah serta upaya Badan Narkotika Nasional memberantas jaringan narkotika.
Pemerintah, lanjut Presiden, tidak akan berhenti melakukan pembenahan dan penertiban. Perusahaan-perusahaan negara didorong memperbaiki tata kelola dan membersihkan diri dari praktik yang merugikan negara. “Yang tidak mau membersihkan diri, tunggu waktunya saja karena kita tidak akan berhenti, kita tidak akan ragu-ragu,” tegasnya.
Bagi Presiden, keberhasilan menguasai kembali jutaan hektare kawasan hutan dan menertibkan tambang ilegal bukan hanya soal penyelamatan aset saat ini. Langkah itu juga menjaga kekayaan bangsa bagi generasi mendatang. Kekayaan yang berhasil diselamatkan dinilai memperbesar kemampuan pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kita akan punya dana untuk menaikkan gaji guru, gaji semua pegawai negeri, gaji hakim, gaji jaksa, gaji polisi,” kata Presiden. Ia menambahkan, pemerintah akan punya uang untuk membantu orang yang lapar, membangun rumah, memperbaiki irigasi, dan menghadapi kebakaran hutan.
Presiden Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun turut menyoroti kontribusi satgas selama dua tahun. Nilai yang berhasil dikembalikan ke negara mencapai Rp52 triliun. Atas capaian tersebut, Presiden meminta pimpinan Satgas PKH memberi penghargaan kepada personel berprestasi.
“Saya ingin yang berprestasi harus segera naik pangkat, harus diberi promosi, harus diberi bintang kehormatan,” ujarnya. “Yang maling, kejar, tangkap. Yang baik, ya, dipromosikan.”
Dengan capaian itu, pemerintah berharap pengelolaan kawasan hutan dan sumber daya alam semakin optimal. Penertiban kawasan hutan, tambang ilegal, dan penyelundupan menjadi bagian penting menjaga penerimaan negara. Pada akhirnya, kekayaan yang terselamatkan diarahkan untuk kesejahteraan rakyat dan pembangunan berkelanjutan.













