Pasuruan Terkini – Jember — Polres Jember Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas Lewat Salat Subuh Berjamaah menjadi langkah kreatif kepolisian dalam meningkatkan kesadaran masyarakat soal keselamatan di jalan raya. Kegiatan ini digagas langsung oleh Kapolres Jember AKBP Alaiddin dan diimplementasikan oleh Satuan Lalu Lintas yang dipimpin AKP Ade Andini.
Acara digelar di Masjid Baitussalam, Selasa pagi, 13 Oktober 2026. Seluruh personel Polres Jember, khususnya dari Satlantas, turut hadir dalam rangkaian kegiatan yang mengombinasikan ibadah dan penyuluhan tersebut.
AKP Ade Andini menjelaskan bahwa pendekatan interpersonal menjadi kunci dalam membangun kepercayaan warga. Melalui suasana keagamaan yang akrab, pesan-pesan keselamatan berlalu lintas dapat disampaikan tanpa terasa kaku atau bersifat menggurui.
Pendekatan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam hal ini sejalan dengan tribrata guna melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Konsep tersebut menjadi dasar mengapa Polres Jember Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas Lewat Salat Subuh Berjamaah dipilih sebagai media edukasi publik.
Keselamatan berkendara dianggap sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya kewajiban pihak kepolisian. Oleh karena itu, membangun kesadaran sejak dini melalui komunikasi personal dinilai lebih efektif daripada sekadar menindak pelanggar.
Data kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jember menjadi salah satu motivasi di balik inisiatif ini. Angka korban luka dan meninggal akibat kecelakaan masih menjadi perhatian serius sehingga diperlukan upaya preventif yang inovatif.
Edukasi lalu lintas selama Salat Subuh berjamaah bukan berarti mengurangi makna ibadah itu sendiri. Sebaliknya, kegiatan ini justru memperkaya dimensi sosial keagamaan dengan membawa manfaat nyata bagi keselamatan seluruh pengguna jalan.
Polres Jember Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas Lewat Salat Subuh Berjamaah juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara aparat dengan komunitas. Kedekatan ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kamtibmas yang kondusif.
Selama kegiatan, petugas Satlantas membagikan brosur dan stiker bertema keselamatan berkendara kepada jamaah yang hadir. Material edukasi tersebut memuat aturan dasar lalu lintas serta imbauan agar pengguna jalan mematuhi rambu-rambu yang berlaku.
Polisi juga mengajak masyarakat untuk selalu menggunakan helm saat berkendara, tidak melanggar lampu merah, serta menjaga jarak aman antar kendaraan. Semua pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
Kepolisian berharap kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara berkala dan bahkan direplikasi di wilayah lain. Dengan melibatkan momen-momen keagamaan, sosialisasi lalu lintas akan semakin menjangkau sasaran yang lebih luas.
Akhirnya, keberhasilan terciptanya kondisi lalu lintas yang aman dan tertib sangat bergantung pada peran aktif seluruh elemen masyarakat. Polres Jember Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas Lewat Salat Subuh Berjamaah membuktikan bahwa inovasi komunikasi bisa dimulai dari hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.













