Pasuruan Terkini – Rumah Dinas Bidan Puskesmas Sukabumi Kota Probolinggo Disatroni Maling Smartwatch Lenyap menjadi sorotan setelah aksi pencurian terjadi pada Rabu malam, 23 September 2026. Peristiwa itu berlangsung di sebuah hunian di Jalan Anggrek, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.
Pemilik rumah, Dwi Laily, seorang bidan berusia 27 tahun yang bertugas di Puskesmas Sukabumi, baru mengetahui kejadian tersebut sepulang dari piket acara Hari Jadi Kota Probolinggo sekitar pukul 20.30 WIB.
Saat tiba di depan rumah, perempuan asal Kediri itu mendapati lampu ruang tamu dalam keadaan mati. Padahal, sebelum berangkat, lampu tersebut sengaja dinyalakan.
Kecurigaan Dwi semakin kuat begitu memasuki rumah. Pintu kamarnya terbuka dan lampu kamar menyala. Ia juga menemukan stop kontak kulkas telah dicabut.
“Setelah saya cek semua bagian rumah, ternyata sejumlah barang sudah tidak ada, termasuk TV yang ada di dalam kamar, tabung LPG 3 kilogram, magicom, hingga smartwatch,” ujar Dwi Laily, Kamis sore, 24 September 2026.
Tidak lama berselang, seorang teman datang dan membantu memeriksa kondisi rumah. Mereka lalu menemukan sejumlah barang, seperti beras dan minyak, yang diduga hendak dibawa pelaku, justru ditinggalkan di area belakang rumah.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan mencongkel jendela dapur. Meski sejumlah barang sempat dikeluarkan dari dalam rumah, pelaku hanya membawa kabur satu unit smartwatch.
“Karena yang dibawa hanya satu smartwatch, kerugian hanya sekitar Rp300 ribu. Tadi malam, kejadian ini sudah saya laporkan ke kepolisian,” imbuh Dwi.
Kasus Rumah Dinas Bidan Puskesmas Sukabumi Kota Probolinggo Disatroni Maling Smartwatch Lenyap ini menambah daftar gangguan keamanan di kawasan permukiman. Warga berharap aparat segera mengungkap pelaku dan meningkatkan patroli malam.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan atas laporan korban. Barang bukti dan keterangan saksi terus dikumpulkan untuk mengidentifikasi pelaku.













