Pasuruan Terkini – Sebanyak 82 klub bulu tangkis dari berbagai daerah di Jawa Timur ambil bagian dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Indocock Bupati Pasuruan Open 2026. Turnamen ini digelar di GOR Bayu Kencana, Dusun Kemranggen, Desa Winong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Selasa (15/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097.
Sejak pukul 08.00 WIB, ratusan atlet dari berbagai kelompok usia memenuhi arena pertandingan. Antusiasme peserta terlihat tinggi karena kompetisi ini mempertandingkan banyak kategori, mulai dari pra-usia dini atau atlet di bawah usia 9 tahun, usia dini U-11, anak-anak U-13, pemula U-15, remaja U-17, taruna U-19, hingga kategori dewasa.
Poin Peringkat PBSI Jadi Daya Tarik
Ketua Pengkab Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Pasuruan, drg. Nur Rochmawati, mengatakan kejuaraan tersebut tidak sekadar menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara. Menurutnya, turnamen juga menjadi bagian dari pembinaan atlet sekaligus kesempatan bagi para pemain untuk meningkatkan peringkatnya.
“Kejuaraan ini ada ranking point PBSI. Jadi sangat penting untuk mendongkrak peringkat atlet kita di level Jawa Timur,” kata Nur Rochmawati saat pembukaan kejuaraan, Selasa (15/9/2026).
Ia menjelaskan, penyelenggaraan Bupati Pasuruan Open 2026 juga menjadi bagian dari momentum Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097. PBSI Kabupaten Pasuruan berharap kompetisi tersebut dapat mendorong peningkatan prestasi atlet sekaligus menumbuhkan minat anak-anak untuk menekuni olahraga bulu tangkis.
“Harapan kami, atlet Kabupaten Pasuruan lebih berprestasi lagi dan semakin tumbuh jumlah atlet bulu tangkis di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.
Atlet Usia Dini Jadi Perhatian
Antusiasme atlet usia dini menjadi salah satu perhatian dalam pembukaan kejuaraan. Drg. Hj. Merita Ariestya Yudi atau yang akrab disapa Bu Mela Rusdi menilai keberanian anak-anak berusia di bawah sembilan tahun untuk turun bertanding merupakan bagian penting dalam proses pembinaan.
“Melihat anak-anak pra-usia dini yang usianya belum 9 tahun sudah berani bertanding, ini yang kita butuhkan,” kata Mela.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan, Mohammad Agus Masjhady, turut mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang memberikan poin peringkat PBSI tersebut.
“Ini bukti bahwa Pasuruan diperhitungkan. Kami akan terus support pembinaan atlet dari usia dini, karena prestasi tidak datang instan,” kata Agus.
Dukungan Lintas Instansi
Pembukaan kejuaraan turut dihadiri Ketua Pengkab PBSI Kabupaten Pasuruan drg. Nur Rochmawati, Drg. Hj. Merita Ariestya Yudi, Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan Mohammad Agus Masjhady, Camat Gempol Hadi Mulyono, Kepala Desa Winong Amiril Mukminin, serta unsur TNI dan Polri.
Kejuaraan Bulu Tangkis Indocock Bupati Pasuruan Open 2026 dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari di GOR Bayu Kencana, Desa Winong, Kecamatan Gempol. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini diharapkan menjadi ruang bagi para atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengembangkan prestasi bulu tangkis di Kabupaten Pasuruan.
Dengan hadirnya 82 Klub Bulu Tangkis Ramaikan Bupati Pasuruan Open 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda, harapan besar muncul agar regenerasi atlet bulu tangkis di Kabupaten Pasuruan terus berjalan. Kompetisi ini juga menegaskan posisi Pasuruan sebagai salah satu daerah yang serius membina olahraga bulu tangkis di Jawa Timur.



