Pasuruan Terkini – Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali menorehkan nama harum di kancah olahraga disabilitas Asia. Berbekal 3 Emas Atlet Para Taekwondo asal Lereng Semeru Siap Guncang Asian Para Games, Ria Yulianti bersiap membela Indonesia di ajang terbesar itu.
Atlet berusia dua puluh tahun ini berkompetisi pada 5th Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 yang digelar di Jepang, Oktober 2026. Namanya akan mewakili Indonesia dalam kancah berprestisi tingkat benua Asia.
Prestasi Menggelikan Menuju Jepang
Jejak prestasi Ria tidak diraih dalam semalam. Perjalanan panjang telah ditempuh atlet kelahiran 13 Juli 2006 ini untuk sampai ke posisi saat ini.
| No | Kejuaraan | Tahun | Kelas | Prestasi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Peparnas | 2024 | K44 U47 | Emas |
| 2 | Pancasila Open 1 | 2025 | K44 U50 | Emas |
| 3 | Asia Youth Para Games Bahrain | 2025 | K44 U47 | Non-medali |
| 4 | Pancasila Open 2 | 2026 | K44 U50 | Emas |
Kontribusi tiga medali emas tersebut menjadi modal penting. Berbekal 3 Emas Atlet Para Taekwondo asal Lereng Semeru Siap Guncang Asian Para Games, Ria yakin mampu bersaing dengan atlet-atlet selevonya dari berbagai negara Asia.
Pembinaan dan Latihan Intensif
Ria menjalani proses pembinaan secara serius di bawah asuhan pelatih berdarah Lumajang, Peltu Tony Efendy. Latihan rutin dilakukan di Dojang Para Taekwondo Jawa Timur selama setahun terakhir.
Persiapan menuju Jepang telah diatur dengan matang. Rincian perjalanan yang harus dilalui tidak sederhana.
- Berangkat dari Stasiun Klakah, Lumajang menuju Surakarta pada 14 September 2026
- Melakukan pelatihan intensif selama satu bulan penuh di Surakarta
- Berlanjut terbang dari Surakarta menuju Nagoya, Jepang
“Tanggal 14 September berangkat ke Surakarta dari stasiun Klakah untuk menjalani pelatihan intensif sebulan penuh kemudian berangkat ke Nagoya Jepang dari Surakarta,” terang Letda M. Burhan Efendy, Minggu, 13 September 2026.
Menjembatani Keterbatasan Menuju Prestasi
Bagi para atlet difable, tantangan yang dihadapi tentu berbeda dari atlet regular. Namun hal itu tidak lantas memutus harapan untuk bermimpi besar di panggung internasional.
Asian Para Games 2026 merupakan momen krusial bagi Ria untuk membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan alasan untuk berhenti berusaha. ”Ajang itu sekaligus untuk menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi,” pungkas Burhan.
Kehadiran Ria di kancah Asia ini menjadi sorotan baru bagi olahraga para taekwondo Indonesia. Dengan modal tiga kejuaraan emas, ia membawa tekanan sekaligus harapan besar dari masyarakat Lumajang dan Jawa Timur secara keseluruhan. Berbekal 3 Emas Atlet Para Taekwondo asal Lereng Semeru Siap Guncang Asian Para Games, seluruh persiapan telah dilakukan demi meraih medali di pentas Jepang nanti.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung Oktober 2026. Dunia menyaksikan langkah Ria Yulianti dari lereng Semeru menuju kancah Asia.











