Pasuruan Terkini – Kabupaten Pasuruan kembali menggemakan semangat literasi dan penguatan karakter kebangsaan melalui kegiatan Turun ke Bawah yang digelar oleh FPK Kabupaten Pasuruan Berbagi Buku 24 Kampung Pancasila ke SDN Karangasem 1 Lumbang Kabupaten Pasuruan. Inisiatif ini hadir sebagai wujud nyata pemerintah daerah bersama elemen masyarakat dalam menumbuhkan minat baca serta menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda sejak dini.
Kegiatan tersebut berlangsung di SDN Karangasem 1, Kecamatan Lumbang, pada hari itu dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pendidikan. Kepala Desa Karangasem H. Sumali, Kepala Sekolah Mahmudah Nurul Khasanah S.Pd., Ketua FPK Kabupaten Pasuruan Gus Ahmad Bayhaqi Kadmi, serta narasumber Anis Hidayatie selaku penulis dan jurnalis turut serta dalam acara ini.
FPK Kabupaten Pasuruan Berbagi Buku 24 Kampung Pancasila ke SDN Karangasem 1 Lumbang Kabupaten Pasuruan menjadi momentum penting dalam mendorong sinergi antarlembaga. Sinergi ini tercermin dari kehadiran pengurus FPK, kepala desa, kepala sekolah, para guru, serta tamu undangan yang berfoto bersama sebagai dokumentasi kegiatan Turba Literasi.
Sambut Positif, Sekolah Diharap Manfaatkan Buku untuk Literasi
Kepala SDN Karangasem 1, Mahmudah Nurul Khasanah S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran FPK Kabupaten Pasuruan Berbagi Buku 24 Kampung Pancasila ke SDN Karangasem 1 Lumbang Kabupaten Pasuruan. Menurut beliau, kegiatan ini sangat membantu peningkatan minat baca siswa serta pengenalan nilai-nilai kebangsaan secara praktis.
“Buku ini sangat bermanfaat bagi kami. Tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga mengenalkan nilai-nilai Pancasila melalui cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat Pasuruan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perpustakaan sekolah seharusnya bukan hanya tempat penyimpanan buku, melainkan ruang belajar yang interaktif. Siswa didorong untuk membaca, berdiskusi, menulis, dan mengembangkan rasa ingin tahu mereka secara mandiri. Buku “24 Kampung Pancasila di Kabupaten Pasuruan” diharapkan dapat menjadi referensi utama dalam pembelajaran karakter tentang keberagaman, gotong royong, toleransi, dan harmoni kehidupan bermasyarakat.
Penyerahan Buku Menjadi Simbol Dukungan Penguatan Literasi
Kepala Desa Karangasem, H. Sumali, menerima langsung buku-buku tersebut dari tangan langsung Ketua FPK Kabupaten Pasuruan, Gus Ahmad Bayhaqi Kadmi. Penyerahan ini menjadi simbol dukungan penuh terhadap program penguatan literasi dan pengenalan nilai kebangsaan di lingkungan pendidikan dasar.
“Pendidikan karakter dan penanaman nilai Pancasila harus dimulai sejak dini. Semoga buku ini menambah wawasan anak-anak dan mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan serta persatuan,” ujar Kades Sumali.
Nilai Pancasila Dijalankan Lewat Buku yang Nyata
Gus Ahmad Bayhaqi Kadmi atau yang akrab disapa Gus Bay, menjelaskan bahwa melalui FPK Kabupaten Pasuruan Berbagi Buku 24 Kampung Pancasila ke SDN Karangasem 1 Lumbang Kabupaten Pasuruan, organisasi tersebut ingin menunjukkan bahwa Kampung Pancasila bukan sekadar istilah. Nilai-nilai seperti toleransi, kebersamaan, dan semangat persatuan harus benar-benar dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin mendekatkan Pancasila kepada anak-anak lewat cara yang menyenangkan, yakni membaca dan bedah buku. Pancasila harus tumbuh menjadi kebiasaan dan karakter, bukan hanya hafalan,” tegas Gus Bay.
Anis Hidayatie sebagai narasumber juga berbagi pengalaman seputar literasi pendidikan. Ia mendorong para siswa agar membaca menjadi aktivitas sehari-hari, sekaligus mengembangkan kemampuan menulis, mengamati lingkungan, dan menyampaikan gagasan secara tertib.
Keberhasilan FPK Kabupaten Pasuruan Berbagi Buku 24 Kampung Pancasila ke SDN Karangasem 1 Lumbang Kabupaten Pasuruan ini menegaskan bahwa kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun budaya literasi dan memperkuat karakter kebangsaan generasi muda Indonesia.













