Pasuruan Terkini – Polres Jombang Bongkar 41 Kasus Narkoba Selama Tiga Bulan dan 51 Orang Jadi Tersangka — operasi besar yang digeber Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jombang, Jawa Timur, menunjukkan hasil luar biasa dalam menekan peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut. Operasi Sarang Narkoba yang intensif ini berhasil membongkar jaringan narkoba dari hulu ke hilir.
Konferensi pers digelar di Graha Bhakti Bhayangkara Mapolres Jombang pada Senin (26/10/2026), seluruh barang bukti dimunculkan untuk publik. Kapolres Jombang AKBP Dr. H. Yanto Mulyanto P, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., menyampaikan bahwa grafik pengungkapan kasus tertinggi terjadi pada bulan Juli, yakni 17 laporan dengan 20 tersangka. Bulan Agustus mencatatkan 15 laporan polisi dengan 19 tersangka, lalu September menurun menjadi sembilan laporan dan 11 tersangka.
Dari akumulasi keseluruhan triwulan tersebut, total barang bukti yang disita meliputi 80,18 gram sabu-sabu, 12,18 gram ganja, serta 51.166 butir pil obat keras berbahaya atau okerbaya. Angka-angka ini merupakan bukti nyata keseriusan Polres Jombang dalam memberantas perdagangan narkoba.
Berdasarkan pemetaan titik kejahatan, Kecamatan Mojoagung mencatatkan angka pengungkapan tertinggi dengan delapan lokasi peredaran narkoba. Kecamatan Jogoroto berada di posisi kedua dengan tujuh TKP, menyusul Kecamatan Jombang Kota dan Diwek yang masing-masing menyumbang enam lokasi. Perak dan Sumobito masing-masing memiliki tiga TKP, Tembelang dua TKP, serta area perbatasan Purwoasri Kediri dan kecamatan terluar lainnya yang juga ikut terpantau.
Profil tersangka yang berhasil digeledah mayoritas berada di usia produktif antara 25 hingga 64 tahun dengan total 42 orang. Dari sisi latar belakang pendidikan dan pekerjaan, sebagian besar tersangka berstatus pekerja swasta dan berlatar belakang pendidikan SMA yang tertarik masuk ke dalam jaringan gelap demi keuntungan instan.
Polres Jombang Bongkar 41 Kasus Narkoba Selama Tiga Bulan dan 51 Orang Jadi Tersangka membuktikan bahwa pendekatan pemetaan geografis dan penelusuran intensif memang membawa dampak nyata terhadap penurunan tingkat kejahatan narkoba di daerah tersebut. Setiap titik rawan berhasil dipetakan dan ditindaklanjuti dengan operasi nyata di lapangan.
“Kami akan terus melakukan penindakan dan tidak berhenti di sini, demi menjaga kondusivitas keamanan dan mewujudkan Kabupaten Jombang yang bersih dari narkoba,” pungkasnya.
Kerjasama seluruh elemen masyarakat serta penegakan hukum yang tegas menjadi kunci utama keberhasilan operasi ini. Polres Jombang berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan di semua titik rawan peredaran barang terlarang agar Kabupaten Jombang tetap aman dari ancaman narkoba.













