Pasuruan Terkini – Pemerintah Kota Pasuruan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Anugerah Pajak Daerah 2026 di Sandang Ayu Plaza. Acara bertema “Wajib Pajak Taat, Kota Pasuruan Hebat!” ini menjadi wujud apresiasi bagi wajib pajak yang telah berkontribusi dalam pembangunan. Wali Kota Pasuruan, Dr. H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., menegaskan bahwa pajak dan retribusi merupakan sumber utama pembiayaan pembangunan, termasuk infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Melalui acara ini, Pemkot Pasuruan berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak.
Dalam sambutannya, Mas Adi, sapaan akrab wali kota, menyampaikan bahwa optimalisasi pajak daerah harus dibangun melalui tiga aspek: kepatuhan masyarakat, kualitas pelayanan pemerintah, dan kepercayaan antara pemerintah dengan wajib pajak. Ketiganya harus berjalan beriringan untuk mencapai hasil maksimal. “Kepatuhan masyarakat adalah fondasi, pelayanan pemerintah adalah jembatan, dan kepercayaan adalah perekat,” ujarnya. Oleh karena itu, Pemkot Pasuruan terus berupaya memberikan pelayanan perpajakan yang mudah, cepat, dan transparan melalui digitalisasi dan pemutakhiran basis data pajak.
Pada Anugerah Pajak Daerah 2026 ini, Pemkot Pasuruan memberikan piagam penghargaan kepada lima wajib pajak teladan. Mereka dinilai taat dalam membayar pajak, baik dari segi ketepatan waktu maupun jumlah pembayaran. “Mereka adalah contoh nyata bagi wajib pajak lainnya,” kata Mas Adi. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi penerima dan inspirasi bagi masyarakat luas untuk semakin sadar dan taat membayar pajak. Dengan demikian, pembangunan Kota Pasuruan dapat terus berlanjut menuju kota yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Anugerah Pajak Daerah 2026 juga menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat tentang peran pajak dalam pembangunan. Melalui acara ini, Pemkot Pasuruan ingin menanamkan pemahaman bahwa pajak yang dibayarkan oleh masyarakat kembali lagi dalam bentuk pembangunan fasilitas umum, layanan kesehatan, dan program kesejahteraan lainnya. “Setiap rupiah pajak yang dibayarkan adalah investasi untuk masa depan kota kita,” tambah Mas Adi.
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh para pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan wajib pajak. Selain pemberian penghargaan, acara juga dimeriahkan dengan hiburan dan sesi tanya jawab seputar perpajakan. Antusiasme peserta terlihat tinggi, menunjukkan bahwa masyarakat mulai menyadari pentingnya kepatuhan pajak. Semoga dengan adanya Anugerah Pajak Daerah 2026, tingkat kepatuhan wajib pajak di Kota Pasuruan semakin meningkat, dan kota ini semakin hebat.
Pemerintah Kota Pasuruan berkomitmen untuk terus mendorong kepatuhan wajib pajak melalui berbagai program inovatif. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk memudahkan proses pembayaran pajak. Selain itu, petugas pajak juga melakukan pendekatan humanis dan edukatif kepada masyarakat, sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak membayar pajak. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pasuruan dapat terus meningkat, yang pada akhirnya akan digunakan untuk kesejahteraan bersama.
Melalui Anugerah Pajak Daerah 2026, Pemkot Pasuruan tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga membangun budaya taat pajak di masyarakat. Semoga acara ini dapat menjadi tradisi tahunan yang semakin sukses dan memberikan manfaat besar bagi pembangunan Kota Pasuruan. Mari kita dukung program pemerintah dengan membayar pajak tepat waktu, karena pajak adalah wujud cinta kita pada kota ini.
sumber referensi: https://kabarpas.com/anugerah-pajak-daerah-2026-pemkot-pasuruan-apresiasi-wajib-pajak-dan-dorong-kepatuhan/




