Pasuruan Terkini – PASURUAN — Disnaker Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis untuk Petakan Kebutuhan Industri dan Tekan Angka Pengangguran. Langkah strategis ini menjadi titik tolak penyelarasan kompetensi tenaga kerja lokal dengan dinamika pasar kerja yang terus berubah.
Kegiatan Training Needs Analysis (TNA) digelar pada 22 hingga 23 Oktober 2026 di Meeting Room Hotel Inna Tretes, Kabupaten Pasuruan. Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori atau yang akrab disapa Gus Shobih. Hadir pula perwakilan dari 100 perusahaan terkemuka yang bergerak di sektor manufaktur, jasa, dan hospitality di wilayah Kabupaten Pasuruan serta jajaran asosiasi pengusaha setempat.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Rachmat Syarifuddin menegaskan bahwa TNA menjadi instrumen vital untuk menjembatani kesenjangan kompetensi antara pekerja lokal dengan tuntutan industri modern. Program pelatihan yang dirumuskan pemerintah daerah harus benar-benar tepat sasaran sesuai kebutuhan riil dunia usaha.
| Elemen | Detail |
|---|---|
| Waktu Pelaksanaan | 22-23 Oktober 2026 |
| Lokasi | Hotel Inna Tretes, Pasuruan |
| Peserta Perusahaan | 100 perusahaan |
| Sektor Peserta | Manufaktur, jasa, hospitality |
| Pembuka | Wakil Bupati Shobih Asrori |
Gus Shobih menambahkan bahwa hasil analisis kebutuhan ini akan membantu pemerintah mengidentifikasi potensi daerah secara akurat. Pemetaan tersebut kemudian dicocokkan dengan ketersediaan sumber daya yang ada di Kabupaten Pasuruan. Pelatihan nantinya akan ditentukan dari segi peserta, metode, hingga kompetensi yang dibutuhkan.
Sinergi kuat antara pemerintah daerah dan dunia industri diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal. Tenaga kerja Pasuruan pun diharapkan mampu meningkatkan daya saing di masa depan. Dengan pendekatan berbasis data seperti TNA, pemerintah optimistis angka pengangguran di daerah ini dapat ditekan secara nyata.













