Pasuruan Terkini – Antisipasi Banjir Musim Hujan Pemkab Pasuruan Geber Normalisasi Sungai di Wilayah Rawan menjadi program prioritas pemerintah daerah. Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Pasuruan saat ini sedang mengintensifkan pengerjaan normalisasi sungai di sejumlah titik rawan bencana.
Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap luapan air yang mengancam pemukiman warga, terutama menyusul datangnya musim penghujan. Pengerukan pendangkalan serta pembersihan material di dasar sungai menjadi fokus utama agar kapasitas aliran air kembali optimal.
Berdasarkan arahan Bupati Pasuruan, seluruh titik yang selama ini kerap menjadi langganan genangan dan rawan banjir diprioritaskan dalam pelaksanaan proyek. Hingga kini, pekerjaan berlangsung serentak di beberapa kecamatan, yaitu Rejoso, Kraton, Winongan, dan Grati.
Terkait wilayah yang menjadi sasaran, Kecamatan Rejoso mencakup Desa Toyaning dan Desa Arjosari. Sementara itu, Kecamatan Grati menyasar Desa Kedawungkulon dan Desa Kedawung Wetan. Seluruh pekerjaan pengerukan di kedua wilayah tersebut ditangani oleh CV Gatra Ideal.
Perwakilan kontraktor, Iqbal, menyatakan bahwa proses di lapangan berjalan tanpa hambatan berarti. Pihaknya menargetkan seluruh normalisasi di lokasi-target selesai pada pertengahan Oktober.Target ini digarap agar sungai telah siap menampung peningkatan debit air sebelum intensitas hujan mencapai puncaknya.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas SDABMBK Pasuruan, Bensu Roa Priyadi, menekankan bahwa penanganan sejak dini merupakan kunci penting. Dengan dibersihkannya alur sungai dari berbagai material yang memicu sumbatan, kapasitas tampung air diharapkan dapat kembali normal sehingga risiko banjir di area pemukiman warga dapat ditekan secara maksimal.
Program Antisipasi Banjir Musim Hujan Pemkab Pasuruan Geber Normalisasi Sungai di Wilayah Rawan ini sejalan dengan upaya preventif pemerintah daerah dalam mengurangi dampak bencana hidrometeorologi.Normalisasi sungai bukan sekadar pengerukan fisik, melainkan juga pembersihan sedimentasi dan pengendalian lahan sekitar bantaran agar fungsi perairan tetap terjaga.
Pihak dinas juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai.Sampah menjadi salah satu penyebab utama pendangkalan yang menghambat laju air saat curah hujan tinggi.Dengan menjaga kebersihan sungai, kontribusi masyarakat turut memperkuat成效 dari program pemerintah.













