Berita  

Rp 1 Miliar untuk Perbaiki Simpang Tengkorak di Pandaan

Rp 1 Miliar untuk Perbaiki Simpang Tengkorak di Pandaan
Rp 1 Miliar untuk Perbaiki Simpang Tengkorak di Pandaan

Pasuruan Terkini – Pemkab Pasuruan mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar guna memperbaiki Simpang Empat Patung Sapi Pandaan yang selama ini tenar sebagai jalur berisiko tinggi. Langkah tersebut menjadi realisasi nyata dari upaya Pemkab Pasuruan menindaklanjuti masalah kronis kecelakaan di kawasan tersebut. Dampak program ini diharapkan dapat meredam angka fatalitas yang selama bertahun-tahun menjadi sorotan publik.

Detail Fasilitas Keselamatan yang Akan Dipasang

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan, Eritrina Pribadi Asih, menjelaskan bahwa dana sebesar Rp 1 miliar ini masuk dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Pengalokasian tersebut merupakan respons langsung terhadap tingginya risiko kecelakaan yang terjadi sepanjang ruas jalan nasional tersebut. Beberapa fasilitas keselamatan yang rencananya akan dipasang di lokasi simpang empat tersebut meliputi berbagai komponen penting.

  • Rumble strip atau pita penggetar yang berfungsi memberi peringatan fisik kepada pengendara yang melampaui batas kecepatan.
  • Rambu peringatan berbasis kata-kata yang dirancang agar pesan keselamatan lebih mudah dipahami.
  • Kamera ANPR (Automatic Number Plate Recognition) untuk memantau kecepatan kendaraan secara real-time.
  • Rambu penunjuk jalan bando yang memberikan informasi arah perjalanan.
  • Pengeras suara atau announcer tools yang akan menyalakan himbauan keselamatan secara berkala.

Proses Pengadaan dalam Tahap Persiapan

Proses pengadaan seluruh fasilitas keselamatan tersebut saat ini sedang dipersiapkan melalui mekanisme e-Katalog. Seluruh tahapan pengadaan ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2026. Kepala Bidang perincian bahwa setiap item fasilitas yang akan dipasang telah melalui kajian teknis agar sesuai dengan standar keselamatan jalan nasional.

Posisi Pemkab versus Kewenangan Nasional

Meskipun persimpangan empat Patung Sapi berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, yang umumnya menjadi tanggung jawab Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Pemkab Pasuruan memilih mengambil inisiatif. Kondisi di lapangan dinilai sudah sangat mendesak sehingga tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Inisiatif Pemkab Pasuruan ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap keselamatan warga yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.

Signifikansi Program bagi Masyarakat

Program perbaikan keselamatan di Simpang Empat Patung Sapi ini memiliki dampak langsung bagi ribuan pengendara dan warga sekitar yang setiap harinya melewati kawasan tersebut. Kawasan yang dijuluki jalur tengkorak ini memang menjadi salah satu titik rawan di Kabupaten Pasuruan. Dengan hadirnya berbagai fasilitas pengawasan dan penurun kecepatan, diharapkan pola kecelakaan di kawasan tersebut dapat berubah secara signifikan. Pemkab Pasuruan menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Upaya ini menunjukkan bahwa keselamatan publik tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perencanaan anggaran daerah. Program ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi penanganan kawasan rawan kecelakaan lainnya di wilayah Kabupaten Pasuruan ke depannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *