Pasuruan Terkini – Surabaya – Ketua DPRD Jawa Timur M. Musyafak menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya terukur dari tingginya angka pertumbuhan ekonomi. Dalam pidato pada Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81, Senin malam, Musyafak menyerukan agar setiap capaian pertumbahan harus diimbangi dengan pemerataan hingga ke pelosok.
“Peringatan Hari Jadi ke-81 ini bukan sekadar ritual seremonial belaka, tetapi menjadi momen reflektif untuk menilik capaian, menguji tantangan, dan memperkuat sinergi dalam mewujudkan masa depan Jatim yang lebih baik,” terang Musyafak di Gedung DPRD Jatim, Surabaya.
Politisi asal Fraksi PKB itu menyoroti bahwa pembangunan harus memberikan dampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. Angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan bermakna jika manfaatnya tidak menjangkau semua wilayah secara merata.
Dalam orasinya, Musyafak mendorong agar kebijakan dan penganggaran daerah diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan mutu layanan pendidikan dan kesehatan, serta menekan angka kemiskinan. Ia menekankan bahwa kesejahteraan petani dan nelayan juga harus menjadi perhatian utama dalam setiap perencanaan program.
“Pertumbuhan ekonomi harus barengi pemerataan pembangunan hingga ke pelosok. Inilah esensi dari konsep pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan,” tegasnya.
Musyafak juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengelola potensi daerah secara optimal. Berbagai sektor mulai dari pertanian, kelautan, industri, perdagangan, pariwisata, hingga UMKM, harus dikelola dengan prinsip profesionalisme, transparansi, dan keadilan.
Dari sisi fungsi legislatif, Musyafak menegaskan komitmen DPRD Jatim untuk mengoptimalkan tiga instrumen utama. Pertama, pembentukan peraturan daerah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kedua, penganggaran daerah yang akuntabel dan tepat sasaran. Ketiga, pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah di lapangan.
Pengawasan menjadi kunci untuk memastikan setiap program berjalan sesuai aturan, efisien, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, menurut Musyafak, adalah faktor penentu keberhasilan pembangunan.
Dengan mengusung tema “Jawa Timur Unggul, Maju Berkelanjutan” pada peringatan Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81, Musyafak berharap pembangunan ke depan tidak hanya berorientasi pada capaian jangka pendek. Keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan generasi mendatang harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pembangunan.













