Berita  

Api Kembali Berkobar di Pos Dingklik 34C Pasuruan

Api Kembali Berkobar di Pos Dingklik 34C Pasuruan
Api Kembali Berkobar di Pos Dingklik 34C Pasuruan

Pasuruan Terkini – Membara Kebakaran Landa Hutan Pos Dingklik Petak 34C Pasuruan kembali terjadi pada Kamis pagi, 1 Oktober 2026. Titik api yang sebelumnya sempat dipadamkan sehari sebelumnya muncul lagi dan kondisinya cenderung membesar.

Peristiwa ini menimpa kawasan hutan yang sama, yakni Pos Dingklik petak 34C di Kabupaten Pasuruan. Menurut informasi dari Perhutani, api terlihat kembali sejak pagi dan terus meluas.

Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya juga menerima permintaan bantuan mobil pemadam kebakaran dari lokasi kejadian.

“Menurut informasi dari Perhutani, pagi ini kebakaran di Pos Dingklik petak 34C masih terjadi dan api cenderung membesar. Kami juga mendapat permintaan bantuan mobil pemadam kebakaran,” kata Sugeng Hariyadi.

Membara Kebakaran Landa Hutan Pos Dingklik Petak 34C Pasuruan diduga bersumber dari sisa titik api yang belum sepenuhnya mati. Sebelumnya, pada Rabu, 30 September 2026, api di lokasi tersebut sempat berhasil dipadamkan.

“Kemarin sempat padam, kemungkinan sisa titik api,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, BPBD Kabupaten Pasuruan masih menunggu laporan lebih lengkap dari personel yang bertugas di lapangan. Laporan tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi terkini kebakaran.

“Untuk laporan lengkapnya masih proses dari personel di lapangan,” pungkasnya.

Kronologi kejadian ini menunjukkan pola kebakaran hutan yang berulang di lokasi yang sama dalam kurun dua hari. Pada Rabu pagi, api pertama kali dilaporkan muncul di Pos Dingklik petak 34C dan berhasil dipadamkan. Namun, kurang dari 24 jam kemudian, titik api kembali terdeteksi.

Faktor cuaca dan kondisi lahan diduga turut memengaruhi kemunculan kembali api. Sisa bara yang masih menyala di bawah permukaan tanah sering menjadi penyebab kebakaran susulan, terutama jika tidak dilakukan pendinginan menyeluruh.

BPBD Kabupaten Pasuruan bergerak cepat dengan mengerahkan personel dan berkoordinasi bersama Perhutani. Permintaan mobil pemadam kebakaran menjadi langkah antisipasi agar api tidak menyebar ke area yang lebih luas.

Membara Kebakaran Landa Hutan Pos Dingklik Petak 34C Pasuruan menjadi perhatian karena lokasinya berada di kawasan hutan yang memiliki nilai ekologis penting. Penanganan yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan untuk mencegah dampak yang lebih besar.

Masyarakat di sekitar kawasan diimbau tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api. Pelaporan dini kepada pihak berwenang menjadi kunci dalam penanganan kebakaran hutan.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai luas area yang terdampak maupun penyebab pasti kebakaran. Semua pihak masih menunggu hasil pendataan dari tim di lapangan.

Membara Kebakaran Landa Hutan Pos Dingklik Petak 34C Pasuruan menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. Koordinasi lintas instansi menjadi faktor utama agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *