Berita  

Rel Memuai Saat Panas, KAI Jember Cek 261 Km Jalur

Rel Memuai Saat Panas, KAI Jember Cek 261 Km Jalur
Rel Memuai Saat Panas, KAI Jember Cek 261 Km Jalur

Pasuruan Terkini – Rel rawan memuai saat cuaca panas KAI Daop 9 Jember periksa jalur menjadi langkah antisipatif menghadapi perubahan kondisi cuaca ekstrem. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan agar lintasan kereta tetap aman dan andal bagi seluruh perjalanan. Suhu tinggi berpotensi membuat rel memuai dan menambah gaya tekan pada batang rel.

Kondisi tersebut, dalam situasi tertentu, dapat memicu anomali berupa rel spaten atau liukan. Karena itu, pengawasan prasarana ditingkatkan sebagai bentuk kewaspadaan dini terhadap setiap perubahan yang muncul.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa pemeriksaan prasarana merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan perjalanan. Hal ini terutama berlaku ketika terjadi perubahan cuaca.

“Ketika terjadi perubahan cuaca, termasuk peningkatan suhu yang cukup tinggi, kami meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi sedini mungkin apabila terdapat perubahan atau anomali pada prasarana,” ujar Cahyo.

Pengawasan difokuskan pada lintas sepanjang 261,103 kilometer spoor (kmsp). Kegiatan ini melibatkan petugas bersertifikasi yang bertugas memastikan setiap komponen jalur berada dalam kondisi layak. Pemeriksaan jalur dilakukan dua kali dalam 24 jam dengan menggunakan Petugas Pemeriksa Jalan Rel (PPJ) dan Kendaraan Pemeriksa Jalan KA (KPJ).

Cahyo menjelaskan bahwa cakupan pemeriksaan tidak hanya terbatas pada rel. Petugas juga memeriksa bantalan, balas, sistem penambat, sambungan rel, hingga badan jalan. Seluruh elemen tersebut dinilai memengaruhi kestabilan lintasan saat suhu meningkat.

“Jadi, selain pemeriksaan rutin, KAI juga melakukan mitigasi untuk menjaga kestabilan rel terhadap gaya lateral, termasuk pemeliharaan dan penambahan balas di bahu rel,” beber Cahyo.

Apabila ditemukan cacat pada permukaan rel yang berpotensi menimbulkan hentakan roda, petugas akan melakukan penggerindaan. Langkah ini bertujuan mengembalikan kondisi rel sesuai standar yang berlaku.

Selain jalur, pengawasan juga dilakukan pada sejumlah daerah dengan karakteristik khusus. Kawasan tersebut meliputi lokasi rawan banjir, amblesan, sedimentasi, serta jembatan yang telah berusia lebih dari 120 tahun.

Dari data KAI Daop 9 Jember, tidak tercatat gangguan rel spaten sepanjang 2025 hingga 2026. Capaian itu disebut berkat pemeriksaan dan perawatan yang dilakukan secara rutin.

Meski demikian, Cahyo menegaskan bahwa tidak adanya gangguan bukan berarti kewaspadaan dapat dikurangi. Justru hal tersebut menjadi alasan KAI terus mempertahankan pemeriksaan dan perawatan secara konsisten.

“Tidak adanya gangguan rel spaten sejak tahun lalu bukan berarti kewaspadaan dapat dikurangi. Justru hal tersebut menjadi alasan KAI terus mempertahankan pemeriksaan dan perawatan secara konsisten, karena keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas,” pungkasnya.

Dengan langkah tersebut, rel rawan memuai saat cuaca panas KAI Daop 9 Jember periksa jalur secara berkala demi keselamatan bersama. Pemeriksaan dua kali sehari menjadi bukti komitmen terhadap keamanan perjalanan kereta api.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *